Doja Cat Buka-bukaan Mengenai Diagnosis Gangguan Kepribadian Ambang (BPD)
Baca dalam 60 detik
- Doja Cat secara terbuka mengungkapkan melalui Billboard bahwa dirinya telah didiagnosis menderita Gangguan Kepribadian Ambang (BPD).
- Ia merasa lega dengan adanya diagnosis resmi ini karena membantunya memahami pola emosional dan perilaku yang selama ini ia alami.
- Melalui pengakuannya, Doja Cat ingin meningkatkan kesadaran publik mengenai kesehatan mental dan menginspirasi penggemarnya untuk tetap berdaya di tengah perjuangan mental.

Penyanyi dan rapper global, Doja Cat, baru-baru ini berbagi kabar personal yang sangat mendalam mengenai kesehatan mentalnya. Melansir laporan dari Billboard pada pertengahan Maret 2026, pelantun lagu "Paint the Town Red" tersebut secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya telah didiagnosis menderita Gangguan Kepribadian Ambang atau Borderline Personality Disorder (BPD).
Pengungkapan ini dilakukan Doja Cat sebagai bagian dari upayanya untuk lebih jujur kepada para penggemar mengenai perjuangan di balik panggung. Selama ini, sang artis dikenal dengan persona media sosial yang eksentrik dan sering kali memicu perdebatan. Dengan adanya diagnosis ini, ia berharap publik dapat lebih memahami kompleksitas perilaku dan emosi yang selama ini ia alami sebagai figur publik yang terus-menerus berada di bawah pengawasan ketat.
Kabar mengenai diagnosis BPD ini membuka perspektif baru mengenai kehidupan sang bintang pop:
- Langkah Menuju Kesadaran: Doja Cat menyatakan bahwa mendapatkan diagnosis resmi memberikan rasa lega tersendiri, karena ia akhirnya memiliki jawaban atas pola perilaku dan gejolak emosional yang sering ia rasakan selama bertahun-tahun.
- Dampak pada Karier: Sang rapper menegaskan bahwa diagnosis ini tidak akan menghentikan langkahnya dalam berkarya, namun justru menjadi inspirasi untuk menciptakan musik yang lebih jujur dan emosional di masa depan.
- Melawan Stigma: Dengan berbicara secara terbuka, Doja Cat berharap dapat membantu mengurangi stigma negatif yang sering melekat pada gangguan kesehatan mental, khususnya BPD, di mata masyarakat luas.
Keputusan Doja Cat untuk berbicara mengenai kondisi mentalnya telah memicu gelombang dukungan yang masif dari para penggemar dan sesama musisi di media sosial. Langkah berani ini dipandang sebagai momen penting dalam industri musik, di mana semakin banyak artis besar yang mulai memprioritaskan transparansi mengenai kesejahteraan mental mereka di tengah tekanan industri hiburan yang luar biasa.
"Diagnosis ini bukan sebuah label yang membatasiku, melainkan sebuah peta jalan untuk memahamiku lebih baik. Aku ingin orang-orang tahu bahwa tidak apa-apa untuk berjuang dan mencari jawaban atas apa yang kita rasakan."



