Negosiasi di Balik Layar: Sarah Ferguson Dikabarkan Tawar-menawar Pensiun Kerajaan demi Bungkam soal Epstein
Baca dalam 60 detik
- Biografer kerajaan Andrew Lownie mengungkap dugaan negosiasi Sarah Ferguson dengan Istana Buckingham untuk mendapatkan jaminan finansial seumur hidup sebagai imbalan tidak meluncurkan wawancara eksplosif ala Oprah.
- Hubungan Putri Beatrice dan Eugenie dengan keluarga kerajaan disebut 'skizofrenik'—satu momen dijauhkan, momen lain diizinkan hadir di acara resmi seperti Ascot.
- Skandal Epstein terus membayangi Pangeran Andrew, sementara Raja Charles, Pangeran William, dan Kate Middleton disebut memiliki pandangan berbeda soal cara menangani keluarga York.

Spekulasi baru kembali menyeruak di lingkaran Istana Buckingham. Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan keluarga kerajaan untuk memperoleh dana pensiun yang 'layak' sebagai imbalan tidak melanjutkan rencana wawancara besar-besaran yang dapat mengungkap skandal Jeffrey Epstein. Klaim ini mencuat setelah edisi terbaru buku biografi kontroversial karya Andrew Lownie, Entitled: The Rise and Fall of the House of York, dirilis.
Dalam wawancara dengan Daily Mirror, Lownie menyatakan bahwa Sarah—yang akrab disapa Fergie—mungkin tengah memanfaatkan posisinya untuk meraih keamanan finansial jangka panjang. "Mungkin itulah yang sedang dinegosiasikan Fergie saat ini. Bisakah ia mendapatkan pensiun yang baik dari mereka dan tidak perlu melakukan wawancara ala Oprah?" ujar Lownie. Pernyataan ini muncul di tengah laporan bahwa Sarah telah menerima tawaran bernilai tinggi untuk berbicara di depan kamera atau menulis memoar tentang keterlibatan mantan suaminya dengan Epstein.
Lownie juga menyoroti hubungan ambivalen antara keluarga kerajaan dengan kedua putri Andrew dan Sarah. Ia menyebut situasi ini 'skizofrenik'—di satu sisi mereka secara terbuka dilarang menghadiri acara seperti Royal Ascot, namun di sisi lain tetap diizinkan hadir. "Anda mendapat kesan ada jarak yang sengaja diciptakan. Saya pikir ada dua kubu: Camilla, William, dan Kate yang melihat risiko reputasi dan ingin menjaga jarak, serta Charles yang lebih sentimental dan merasa wajib melindungi," jelas Lownie.
Buku Lownie edisi baru ini juga memuat klaim-klaim lain yang memperkeruh citra Pangeran Andrew, termasuk tuduhan bahwa ia pernah menendang seekor anjing saat perjalanan berburu dan bersikap kasar terhadap staf. Skandal Epstein sendiri terus membayangi Andrew sejak wawancara Newsnight 2019 yang dianggap gagal total. Sementara itu, Raja Charles (77) tengah merampingkan jumlah anggota kerajaan yang aktif, dan Pangeran William (43) bersama istrinya Catherine (44) disebut semakin sensitif terhadap risiko reputasi yang ditimbulkan oleh keluarga York.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Istana Buckingham maupun perwakilan Sarah Ferguson mengenai klaim negosiasi pensiun tersebut. Namun, spekulasi ini menambah daftar panjang drama yang menyelimuti monarki Inggris di bawah kepemimpinan Raja Charles. Pertanyaan besarnya kini: akankah Fergie memilih diam demi kenyamanan finansial, atau justru membuka kotak Pandora yang bisa mengguncang Istana?



