Kritik Tajam Chris Sutton untuk Calvert-Lewin Usai Buang Peluang Emas Lawan Crystal Palace
Baca dalam 60 detik
- Pengamat sepak bola Chris Sutton melontarkan kritik pedas kepada striker Leeds United, Dominic Calvert-Lewin, setelah ia membuang peluang emas dalam laga melawan Crystal Palace.
- Kegagalan mencetak gol dari jarak dekat (<i>near miss</i>) ini dinilai sangat merugikan Leeds yang sedang berjuang keras mengumpulkan poin demi menghindari ancaman degradasi.
- Sutton menekankan bahwa sebagai penyerang utama asuhan Daniel Farke, Calvert-Lewin dituntut untuk tampil jauh lebih klinis dan tidak menyia-nyiakan momentum penting di saat timnya sangat membutuhkan kemenangan.

Striker Leeds United, Dominic Calvert-Lewin, mendapat sorotan tajam menyusul kegagalannya mengonversi peluang krusial dalam laga penting melawan Crystal Palace di Selhurst Park. Berdasarkan ulasan dari MOT Leeds News, mantan penyerang Liga Premier yang kini menjadi pandit, Chris Sutton, melontarkan kritik kerasโyang disebut sebagai "vonis yang menghancurkan" (devastating verdict)โterkait penyelesaian akhir sang striker yang dinilai merugikan tim.
Laga tandang yang dilakoni pada pertengahan Maret 2026 tersebut sejatinya menjadi momentum krusial bagi skuad asuhan Daniel Farke untuk mendulang poin demi menjauh dari ancaman zona degradasi. Sayangnya, kegagalan Calvert-Lewin memanfaatkan peluang emas di depan gawang (near miss) membuat Leeds kehilangan kesempatan berharga untuk mencuri keunggulan, sehingga memicu rasa frustrasi di kalangan pengamat maupun penggemar.
Kritik dari Chris Sutton menyoroti beberapa poin krusial terkait ekspektasi performa lini serang Leeds United saat ini:
- Peluang Emas yang Terbuang: Sutton menilai bahwa sebagai striker utama yang sarat pengalaman di kasta tertinggi, Calvert-Lewin seharusnya dituntut jauh lebih klinis (tajam) dalam menyelesaikan peluang sekecil apa pun, terutama di pertandingan tandang yang ketat.
- Beban Lini Serang: Meskipun sang pemain baru saja pulih dari kendala cedera lututnya, tuntutan terhadap perannya sangat tinggi. Kegagalan mencetak gol di momen krusial dianggap sebagai indikasi menurunnya ketajaman insting pembunuh di kotak penalti.
- Ancaman Degradasi: Insiden terbuangnya peluang ini terasa jauh lebih menyakitkan mengingat posisi Leeds United yang tengah berjuang keras mengumpulkan poin demi memastikan tempat mereka bertahan di Liga Premier (survival hopes).
Komentar pedas Sutton ini seakan mewakili kegelisahan publik Elland Road. Meski secara permainan keseluruhan Leeds menunjukkan determinasi di bawah arahan Daniel Farke, ketiadaan penyelesaian akhir yang mematikan tetap menjadi celah terbesar mereka. Kini, tekanan berada di pundak Calvert-Lewin untuk segera memulihkan ketajamannya dan membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi tumpuan di lini depan The Whites.
"Kehilangan peluang krusial di momen penentu bukan sekadar tentang kesalahan teknis, tetapi berdampak besar pada mentalitas tim. Di tahap krusial musim ini, setiap kegagalan penyelesaian akhir (near miss) bisa menjadi bumerang yang mematikan."



