Taktik Nyeleneh Gedung Putih: Gameplay Nintendo Wii Sports Dipakai untuk Propaganda Militer
Baca dalam 60 detik
- Gedung Putih merilis video propaganda serangan militer di Iran menggunakan cuplikan gameplay dan audio dari Nintendo Wii Sports.
- Momen ledakan bom di dunia nyata diedit agar sinkron dengan efek suara olahraga seperti strike boling dan hole-in-one.
- Taktik nyeleneh ini memicu kontroversi dan penolakan dari developer game, namun sangat populer dan didukung penuh oleh basis massa MAGA.

Langkah kampanye politik dan militer Amerika Serikat kini semakin nyeleneh dan gahar. Gedung Putih baru saja merilis video propaganda di media sosial yang menggabungkan rekaman operasi militer "Operation Epic Fury" di Iran dengan gameplay ikonik dari game lawas Nintendo Wii Sports.
Alih-alih menampilkan laporan militer kaku, tim media sosial pemerintah memotong momen ledakan nyata di lapangan agar tersinkronisasi sempurna dengan efek suara pukulan bisbol, strike boling, hingga hole-in-one dari game Nintendo tersebut. Di tahun 2026 ini, manuver digital Gedung Putih memang makin agresif menyasar kultur pop demi menarik perhatian basis pendukungnya, mengubah layar kaca simulasi olahraga ramah keluarga menjadi etalase pamer kekuatan tempur yang mengundang kontroversi tajam.
Berikut adalah manuver gahar Gedung Putih dalam memanfaatkan aset video game:
- Editan Nyeleneh: Video di media sosial memelesetkan layar judul Wii Sports menjadi "Operation Epic Fury", mengiringi jatuhnya bom dengan suara penyiar ikonik game tersebut.
- Bukan Kasus Pertama: Sebelumnya, akun resmi pemerintah juga menggunakan musik dari Call of Duty: Modern Warfare 3, efek "Wasted" ala GTA San Andreas, dan aset Pokemon Pokopia untuk agenda serupa.
- Kecaman vs Dukungan: Meski diprotes keras oleh netizen dan perusahaan game yang menolak IP-nya dipolitisasi, video semacam ini justru mendulang puluhan ribu likes dari para pendukung militan MAGA.
Fenomena ini membuktikan bahwa batas antara hiburan digital dan realitas geopolitik semakin kabur. Bagi para gamer kawakan, melihat efek suara nostalgia masa kecil dipakai sebagai latar belakang serangan udara tentu memberikan sensasi distopia yang nyata. Suka tidak suka, strategi komunikasi yang sangat radikal ini terbukti berhasil memancing perbincangan masif di seluruh jagat maya.
"Ketika efek suara strike dari arena boling virtual dipakai untuk merayakan ledakan bom sungguhan, kita tahu bahwa perang informasi telah mencapai level gahar yang tak pernah terbayangkan sebelumnya."



