Kolaborasi Anime: "Even a Replica Can Fall in Love" Jalin Kerja Sama dengan Kota Shizuoka
Baca dalam 60 detik
- Anime "Even a Replica Can Fall in Love" berkolaborasi dengan Kota Shizuoka untuk promosi pariwisata.
- Visual kolaborasi menampilkan Pantai Mochimune dan pameran khusus di Stasiun Shizuoka.
- Anime dijadwalkan tayang perdana pada 7 April 2026.

Kolaborasi Anime: "Even a Replica Can Fall in Love" Jalin Kerja Sama dengan Kota Shizuoka
Menjelang penayangan perdana pada musim semi 2026, anime romansa "Even a Replica Can Fall in Love" (Replica datte, Koi wo Suru) resmi mengumumkan proyek kolaborasi besar dengan Kota Shizuoka. Berdasarkan laporan dari Crunchyroll News, kolaborasi ini bertujuan mempromosikan pariwisata di Prefektur Shizuoka yang menjadi latar utama cerita tersebut.
Visual kolaborasi terbaru menampilkan karakter utama dengan latar belakang Pantai Mochimune yang indah. Sejak 8 Maret, berbagai materi promosi seperti poster dan brosur telah didistribusikan di penjuru prefektur, sementara standee karakter berukuran asli ditempatkan di enam lokasi strategis, termasuk Stasiun JR Shizuoka dan Kebun Binatang Nihondaira.
DETAIL PROYEK KOLABORASI (MARET 2026)
| Agenda Utama | Informasi Kegiatan |
|---|---|
| Lokasi Pameran | ShizuChika (Plaza bawah tanah Stasiun Shizuoka), Pantai Mochimune, dan Onsen Minato. |
| Konten Spesial | Pajangan naskah rekaman asli, novel ringan, dan bingkai foto AR (dimulai 9 Maret). |
| Tanggal Premiere | Anime akan tayang perdana di Jepang pada 7 April 2026. |
Anime ini merupakan adaptasi dari seri novel ringan karya Harunadon dan raemz, yang menceritakan tentang seorang "replika" yang menggantikan kehidupan seseorang namun akhirnya merasakan cinta yang tulus. Disutradarai oleh Ryuichi Kimura di studio Voil, proyek ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan mancanegara maupun domestik untuk melakukan "ziarah anime" ke lokasi-lokasi ikonik di Shizuoka.
Bagi para penggemar, pameran khusus di ShizuChika menawarkan kesempatan langka untuk melihat di balik layar proses produksi anime ini. Dengan perpaduan visual pantai yang menawan dan premis cerita yang unik, kolaborasi ini menandai langkah proaktif pemerintah kota dalam memanfaatkan budaya populer sebagai daya tarik pariwisata di tahun 2026.



