Ekspansi narasi mitologi Nordik milik Santa Monica Studio tampaknya akan mengambil arah yang jauh lebih personal dan historis. Berdasarkan laporan Game Rant pada awal Maret 2026, sebuah kebocoran informasi (leak) mengindikasikan bahwa gim God of War berikutnya akan berfokus pada sosok Laufey, atau lebih dikenal sebagai Faye, istri Kratos dan ibu dari Atreus. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk menjawab misteri besar mengenai masa lalu sang raksasa Jotunn sebelum ia bertemu dengan Dewa Perang Yunani tersebut.
Eksplorasi Masa Lalu Jötunheim
Secara teknis, gim ini diprediksi akan menjadi sebuah sekuel/prekuel yang berfokus pada mekanik pertempuran menggunakan kapak Leviathan Axe sebelum diwariskan kepada Kratos. Fokus utama dari narasi ini adalah peran Faye sebagai pejuang pemberontak yang melawan tirani Odin dan Thor di Sembilan Alam. Penggemar berspekulasi bahwa sistem permainan akan lebih menekankan pada mobilitas dan sihir es khas Jotunn, memberikan variasi gaya bermain yang berbeda dari kebrutalan fisik Kratos namun tetap mempertahankan intensitas pertempuran khas waralaba ini.
Di awal tahun 2026, tren pengembangan karakter pendukung menjadi protagonis utama (spin-off) kian marak untuk memperdalam lore gim tanpa harus bergantung pada karakter sentral yang sudah selesai masa tugasnya. Analis industri mencatat bahwa Faye adalah pilihan paling logis karena perannya yang sangat krusial namun jarang ditampilkan secara fisik dalam dua gim sebelumnya. Fokus utama saat ini adalah menanti konfirmasi apakah gim ini akan menjadi ekspansi mandiri (seperti Miles Morales) atau entitas gim penuh yang akan mendefinisikan standar baru narasi visual di konsol generasi terbaru.
Menghidupkan Legenda Sang Pahlawan Jotunn
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Sony Interactive Entertainment, antusiasme komunitas telah meledak di berbagai forum diskusi. Fokus utama bagi pengembang adalah memastikan bahwa karakter Faye memiliki bobot emosional yang kuat untuk berdiri sendiri tanpa bayang-bayang Kratos. Bagi masa depan seri God of War, gim ini merupakan peluang emas untuk memperluas cakrawala mitologi mereka, membuktikan bahwa setiap akhir perjalanan di Jötunheim hanyalah awal dari cerita luar biasa lainnya yang belum terungkap.




