Trader papan atas DonAlt telah mengeluarkan peringatan keras bagi para pemegang Bitcoin, dengan menyatakan bahwa aksi harga saat ini "sangat mengecewakan". Analis yang dikenal karena ketepatannya dalam memprediksi titik balik pasar ini menilai bahwa kegagalan Bitcoin untuk bereaksi positif terhadap katalis makro merupakan indikasi tersembunyi bahwa struktur pasar sedang mengalami pelemahan fundamental.
Secara teknis, DonAlt memperhatikan bahwa setiap upaya pemulihan (bounce) kini semakin lemah volumenya. Ketika sebuah aset gagal naik meskipun ada berita baik atau kondisi teknis yang seharusnya mendukung, hal itu sering kali menjadi tanda bahwa pasokan (supply) di level atas terlalu besar untuk diserap oleh permintaan yang ada. Ia memperingatkan bahwa jika Bitcoin terus tertahan di bawah zona resistensi harian, maka narasi "uptrend" saat ini berada dalam bahaya besar untuk berubah menjadi distribusi jangka menengah.
Poin Kritis Peringatan DonAlt:
- Kekuatan Pembeli Melandai: Reaksi pasar terhadap berita positif sangat minim, menunjukkan keletihan pembeli (buyer exhaustion).
- Jebakan Likuiditas: Aksi harga "sideways" di dekat level atas berisiko memancing posisi long sebelum terjadi pembersihan (flush out) ke bawah.
- Target Dukungan: Gagalnya pertahanan di level saat ini dapat membawa BTC menguji kembali area likuiditas yang jauh lebih rendah untuk mencari dukungan baru.
Perspektif skeptis ini kontras dengan sentimen ritel yang masih mengharapkan lonjakan harga secara instan. DonAlt menyarankan pendekatan yang lebih defensif dengan mengurangi paparan risiko hingga pasar menunjukkan konfirmasi pembalikan arah yang jelas. Ketidakpastian ini diperparah oleh korelasi Bitcoin dengan pasar ekuitas tradisional yang juga sedang menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan, menciptakan badai volatilitas yang bisa merugikan investor yang terlalu agresif.
Menatap penutupan mingguan mendatang, para pedagang kini fokus pada kemampuan Bitcoin untuk menutup lilin (candle close) di atas level psikologis penting. Jika peringatan DonAlt terbukti benar dan harga terus "mengecewakan" dengan aksi sideways cenderung turun, maka fase konsolidasi ini mungkin hanya menjadi pendahulu bagi koreksi yang lebih menyakitkan. Fokus utama tetap pada manajemen modal; di pasar yang tidak menentu, pelestarian modal jauh lebih krusial daripada mengejar keuntungan spekulatif.




