Keputusan mengejutkan dari administrasi Trump untuk membatalkan rencana tarif perdagangan global telah mengirimkan gelombang optimisme ke pasar keuangan, dengan sektor mata uang kripto muncul sebagai penerima manfaat utama. Pembatalan ini dianggap sebagai langkah de-eskalasi perang dagang yang sebelumnya dikhawatirkan akan memicu stagflasi, sehingga membuka jalan bagi kembalinya selera risiko (risk appetite) investor global.
Secara teknis, korelasi antara kebijakan perdagangan AS dan pasar aset digital terletak pada stabilitas daya beli dan ekspektasi suku bunga. Dengan dibatalkannya tarif, tekanan inflasi dari biaya barang impor berkurang, memberikan ruang bagi Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter yang lebih fleksibel. Bagi Bitcoin, lingkungan makro yang stabil tanpa ancaman hambatan perdagangan berarti peningkatan likuiditas global—kondisi primer yang biasanya mendahului fase reli harga (bull run) yang berkelanjutan.
• Bitcoin (BTC): Potensi pengujian level resistensi baru akibat aliran dana ETF.
• Ethereum & Altcoins: Peningkatan korelasi dengan saham teknologi (NASDAQ) yang menguat.
• Sentimen Pasar: Indeks Fear & Greed bergerak menuju area Extreme Greed.
Altcoins, yang sering kali memiliki volatilitas lebih tinggi dibanding Bitcoin, diperkirakan akan mengalami aktivitas spekulatif yang meningkat. Sektor Decentralized Finance (DeFi) dan proyek infrastruktur Web3 cenderung menguat saat biaya modal dianggap stabil. Analis menilai bahwa investor kini mulai mengalihkan fokus dari lindung nilai inflasi (inflation hedge) menuju strategi pertumbuhan murni, memicu rotasi modal dari aset aman konvensional seperti emas menuju ekosistem digital yang lebih dinamis.
Menatap ke depan, stabilitas harga aset kripto pasca-pengumuman ini akan bergantung pada realisasi data ekonomi AS dalam beberapa bulan mendatang. Meskipun hambatan perdagangan telah disingkirkan, pasar tetap akan mencermati bagaimana administrasi Trump mengelola defisit fiskal. Namun, untuk saat ini, narasi pasar didominasi oleh kepercayaan bahwa jalur menuju adopsi kripto yang lebih luas kini semakin terbuka tanpa bayang-bayang proteksionisme yang agresif.




