Misteri seputar kematian aktor watak legendaris Peter Greene akhirnya menemui titik terang. Laporan medis resmi yang dirilis oleh Kantor Kepala Pemeriksa Medis New York pada 18 Februari 2026 mengungkapkan bahwa bintang Pulp Fiction dan The Mask tersebut meninggal dunia akibat luka tembak yang tidak disengaja. Pengumuman ini muncul dua bulan setelah jasad sang aktor ditemukan di apartemennya di Manhattan pada Desember 2025.
Detail Medis dan Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan otopsi, penyebab kematian resmi Greene adalah "luka tembak di aksila kiri (ketiak) yang mencederai arteri brakialis." Tim medis menetapkan cara kematian sebagai kecelakaan. Arteri brakialis merupakan pembuluh darah utama yang memasok darah ke seluruh bagian lengan; cedera pada titik ini dapat menyebabkan pendarahan hebat dalam waktu singkat.
Greene ditemukan tidak bernyawa pada 12 Desember 2025, setelah tetangga melaporkan suara musik Natal yang terus diputar dengan kencang dari dalam apartemennya selama lebih dari 24 jam. Saat petugas melakukan pemeriksaan kesejahteraan (wellness check), mereka menemukan Greene tergeletak dalam posisi tengkurap dengan luka di area wajah dan pendarahan yang masif. Penemuan sebuah nota bertuliskan "I'm still a Westie" di dekat jenazah sempat memicu spekulasi liar di media sosial, namun otoritas keamanan menegaskan tidak ada tanda-tanda keterlibatan pihak lain atau tindak kriminal (no foul play).
Warisan Sang 'Villain' Berhati Emas
Peter Greene dikenal dunia lewat peran-peran antagonisnya yang intens, mulai dari karakter Zed yang mengerikan di Pulp Fiction hingga bos mafia Dorian Tyrell di The Mask. Meski kerap memainkan peran jahat, manajernya, Gregg Edwards, mengenangnya sebagai sosok yang lembut dan setia kawan. Di usia 60 tahun, Greene masih aktif dalam berbagai proyek film independen, membuktikan bahwa dedikasinya terhadap seni peran tetap membara hingga akhir hayatnya.




