Momentum emas Valve untuk mendominasi pasar PC genggam terbentur tembok besar rantai pasok global. Laporan terbaru dari PCWorld pada 17 Februari 2026 mengungkapkan bahwa seluruh model Steam Deck, termasuk varian OLED terbaru, telah berstatus "out of stock" di wilayah Amerika Serikat dan Kanada. Valve secara resmi mengonfirmasi bahwa kendala ini bersumber langsung dari kelangkaan memori (RAM) dan penyimpanan (SSD), sebuah fenomena domino yang dipicu oleh lonjakan permintaan komponen serupa di pusat data kecerdasan buatan (AI) yang menyerap sebagian besar kapasitas produksi chip dunia.
Efek Domino AI dan Prioritas Manufaktur
Fokus utama dari krisis stok ini bukanlah kurangnya minat pembeli, melainkan ketidakmampuan manufaktur untuk memenuhi kebutuhan komponen dasar. Steam Deck menggunakan RAM LPDDR5 yang terintegrasi, jenis komponen yang harganya dilaporkan melonjak hingga 80-90% pada kuartal pertama tahun 2026. Fokus industri semikonduktor kini lebih condong pada produksi memori kelas perusahaan (seperti HBM) yang memberikan margin keuntungan jauh lebih tinggi dari raksasa teknologi seperti Google, Meta, dan Microsoft, meninggalkan produsen perangkat elektronik konsumen seperti Valve dalam posisi sulit.
Meskipun stok di wilayah Inggris dan Eropa dilaporkan masih tersedia dalam jumlah terbatas, Valve memberikan peringatan bahwa ketersediaan di seluruh wilayah akan bersifat intermiten (tidak menentu) sepanjang tahun 2026. Fokus manajemen Valve saat ini adalah melakukan renegosiasi kontrak pasokan guna menghidupkan kembali lini perakitan mereka. Kelangkaan ini terjadi di waktu yang sangat buruk, mengingat Valve baru saja merencanakan peluncuran perangkat keras baru lainnya seperti Steam Machine, yang kini juga terpaksa ditunda pengumuman harga dan jadwal rilisnya akibat fluktuasi biaya komponen yang tidak menentu.
Dampaknya Bagi Calon Pembeli
Kelangkaan resmi ini mulai memicu lonjakan harga di pasar pihak ketiga (tengkulak/scalper), di mana unit Steam Deck kini dijual dengan premi tambahan hingga ratusan dolar. Fokus utama bagi calon pembeli adalah mempertimbangkan alternatif atau menunggu hingga gelombang produksi berikutnya tersedia secara resmi. Valve menegaskan komitmennya untuk tetap menjadikan Steam Deck sebagai cara paling terjangkau untuk menikmati PC gaming, namun stabilitas stok baru diprediksi baru akan pulih sepenuhnya setelah paruh kedua tahun 2027. Fokus industri kini tertuju pada seberapa lama "gelembung" permintaan AI ini akan terus menekan pasar perangkat keras konsumen.




