Julie Wilson Nimmo Berduka, Bintang Balamory Kehilangan Sang Ibu
Baca dalam 60 detik
- Julie Wilson Nimmo mengumumkan kepergian ibunya, Joan, melalui unggahan Instagram pada Sabtu (10/10/26).
- Joan diketahui mengidap demensia selama beberapa tahun terakhir, dan pesan duka mengalir dari rekan sesama pemain Balamory serta penyanyi Clare Grogan.
- Kabar ini datang hanya beberapa bulan setelah Balamory kembali tayang di CBeebies pada April lalu, menghadirkan kembali karakter ikonik Miss Hoolie.

Kabar duka datang dari Julie Wilson Nimmo. Aktris yang dikenal sebagai Miss Hoolie dalam serial anak Balamory itu mengumumkan bahwa ibunya, Joan, telah meninggal dunia. Lewat unggahan di Instagram pada Sabtu (10/10/26), Julie membagikan sejumlah foto sang ibu dari berbagai momen sepanjang hidupnya, disertai pesan perpisahan yang menyentuh.
Dalam keterangan foto, perempuan berusia 54 tahun itu menulis, "Hanya ingin menyampaikan kabar sedih tentang kepergian ibuku tercinta, Joan." Ia juga menyampaikan terima kasih atas limpahan kasih sayang yang diterimanya, ayahnya, saudara-saudaranya, dan anak-anaknya. "Aku tahu kalian juga mencintainya," tulis Julie, seperti dikutip dari unggahannya.
Joan diketahui telah hidup dengan demensia selama beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat masa-masa terakhirnya penuh tantangan, tidak hanya bagi Joan sendiri tetapi juga bagi keluarga yang merawatnya. Seorang penggemar bahkan menyebut dalam kolom komentar bahwa tahun-tahun terakhir terasa lebih berat karena diagnosis demensia yang dialami Joan.
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan. Rekan main Julie di Balamory, Kim Tserkezie dan Andrew Agnew, termasuk yang memberikan respons dengan meninggalkan emoji hati merah di kolom komentar. Penyanyi Clare Grogan, 64, juga menyampaikan simpatinya. "Ini memang berat. Mengirimkan cinta. Jaga diri baik-baik," tulisnya.
"Aku sangat menyesal. Aku tahu beberapa tahun terakhir lebih sulit karena diagnosis demensia ibumu. Mengirimkan banyak cinta." โ Penggemar Julie Wilson Nimmo
Penggemar lain menulis, "Sedih sekali membaca unggahanmu, Julie. Memikirkanmu dan mengirimkan pelukan besar untukmuโfoto-fotonya indah sekali." Ada pula yang berpesan, "Semoga kenangan indah tentangnya menemanimu melewati masa sulit ini."
Kabar duka ini datang bersamaan dengan momen kembalinya Balamory ke layar kaca. Pada April lalu, serial ikonik tersebut tayang perdana kembali di CBeebies setelah 21 tahun absen. Julie kembali memerankan Miss Hoolie, pemilik Balamory Nursery yang antusias mengajak anak-anak beraktivitas sambil memperkenalkan sejarah dan budaya pulau. Andrew Agnew, 50, juga kembali sebagai PC Plum, polisi ramah pecinta alam. Kim Tserkezie, 53, kembali sebagai Penny Pocket yang mengelola toko dan kafe komunitas.
Selain mereka, Juliet Cadzow, 75, kembali sebagai sopir bus bijaksana Edie McCredie, yang kini juga menjadi kapten kapal kesayangannya, Sea Dasher. Miles Jupp, 46, tidak muncul dalam seri baru sebagai Archie, namun Danielle Jam memerankan putri Archie, Ava Potts. Carl Spencer diperkenalkan sebagai dokter hewan Dr Ollie, sementara William Andrews, 49, berperan sebagai Harbourmaster yang kikuk.
Kate Morton, Senior Head of Commissioning CBeebies, menyebut kembalinya Balamory sebagai "kegembiraan nyata" karena serial ini "memiliki tempat istimewa di hati keluarga di seluruh Inggris." Ia menambahkan bahwa semangat rasa ingin tahu, kreativitas, dan komunitas yang menjadi ciri serial aslinya tetap menjadi inti babak baru ini.
Bagi Julie, momen profesional yang membahagiakan itu kini diwarnai duka mendalam. Kembalinya Balamory ke CBeebies jelas menjadi pencapaian tersendiri, tetapi kehilangan sang ibu tentu meninggalkan luka yang tidak mudah sembuh. Dukungan dari rekan kerja dan penggemar setidaknya menunjukkan bahwa Julie tidak sendirian dalam melewati masa sulit ini.
Ke depan, publik akan menantikan bagaimana Julie melanjutkan perannya sebagai Miss Hoolie dalam musim-musim berikutnya. Apakah ia akan tetap tampil ceria di layar sambil menyembunyikan kesedihan, ataukah ia membutuhkan waktu untuk berduka? Yang jelas, warisan Joan sebagai sosok ibu akan terus hidup dalam kenangan Julie dan keluarganya.



