Man City Hancurkan Liverpool 3-0 di Anfield, Sempurna Enam Laga di Premier League
Baca dalam 60 detik
- Manchester City menutup pekan keenam Premier League dengan rekor sempurna 18 poin setelah membungkam Liverpool 3-0 di Anfield.
- Kartu merah Ryan Gravenberch pada menit ke-62 menjadi titik balik yang membuka ruang bagi tiga gol City dalam rentang 16 menit.
- Liverpool terpuruk ke posisi kesembilan, sementara Manchester United tertahan di peringkat ke-13 โ awal terburuk kedua raksasa Inggris itu dalam beberapa musim terakhir.

Manchester City mempertahankan posisi puncak klasemen Premier League setelah menaklukkan Liverpool dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Anfield, Minggu (11/10) malam WIB. Kemenangan ini mengukuhkan dominasi pasukan Enzo Maresca yang belum tersentuh kekalahan dalam enam pertandingan pembuka musim 2026/2027.
Babak pertama berjalan ketat tanpa gol. Liverpool sempat memberikan perlawanan sengit sebelum Ryan Gravenberch menerima kartu merah pada menit ke-62 โ momen yang mengubah arah pertandingan secara drastis. Bermain dengan sepuluh pemain, The Reds kehilangan kendali lini tengah dan membuka celah lebar bagi serangan balik City.
Erling Haaland memecah kebuntuan tiga menit berselang, memanfaatkan bola muntah dari tembakan Jeremy Doku yang membentur mistar. Doku kemudian berbalik menjadi pencetak gol kedua lewat sepakan melengkung ke sudut atas gawang yang tidak mampu dijangkau Alisson Becker. Rayan Cherki menutup pesta gol City pada menit ke-78 melalui kombinasi umpan pendek di dalam kotak penalti.
Kemenangan ini mempertegas pola yang mulai terbaca musim ini: City bukan hanya efisien, tetapi juga klinis ketika lawan kehilangan disiplin. Maresca, yang menggantikan era Pep Guardiola, membawa pendekatan yang lebih langsung dan vertikal โ terlihat dari cara timnya mengeksploitasi keunggulan jumlah pemain dalam waktu singkat.
"Setelah kartu merah, kami tahu ruang akan terbuka. Para pemain mengeksekusi rencana dengan presisi," ujar Maresca dalam konferensi pers usai laga, seperti dikutip dari pernyataan resmi klub.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang catatan tidak konsisten Liverpool di awal musim. Meski masih mengoleksi sembilan poin, posisi kesembilan menjadi sinyal peringatan bagi staf pelatih The Reds yang tengah mencari keseimbangan antara lini pertahanan dan transisi menyerang.
Arsenal tetap menjadi penantang terdekat dengan 15 poin setelah menang 2-1 atas Leeds United. Brighton menempati posisi ketiga dengan 13 poin, sementara Brentford, Everton, dan Chelsea berbagi posisi empat hingga enam dengan masing-masing 10 poin โ menunjukkan betapa ketatnya persaingan di papan tengah atas.
Yang tak kalah menarik, Manchester United justru terpuruk di urutan ke-13 dengan hanya enam poin. Hasil imbang melawan Tottenham menambah tekanan pada manajemen klub yang tengah berada dalam fase transisi. Jika tren ini berlanjut, pertarungan memperebutkan tiket kompetisi Eropa musim depan bisa berubah menjadi mimpi buruk bagi salah satu klub dengan basis penggemar terbesar di dunia itu.
Pertanyaan besarnya kini: apakah City mampu mempertahankan momentum sempurna ini hingga paruh musim, atau justru Liverpool dan Arsenal yang akan bangkit dan menciptakan persaingan gelar yang lebih sengit? Dengan jadwal padat Liga Champions dan Piala Liga yang menanti, kedalaman skuad akan menjadi faktor penentu dalam beberapa pekan ke depan.



