Barry Manilow Batalkan Dua Konser Las Vegas Akibat Bronkitis, Kembali ke Panggung Usai Perjuangan Kanker Paru
Baca dalam 60 detik
- Barry Manilow terpaksa menghentikan konser Jumat dan membatalkan pertunjukan Sabtu di Westgate Las Vegas setelah terserang bronkitis.
- Kembalinya sang legenda ke panggung hanya bertahan dua lagu, memicu pengembalian dana massal bagi penonton.
- Insiden ini menyoroti kerentanan kesehatan musisi senior yang baru pulih dari kanker paru stadium awal dan komplikasi pascaoperasi.

Penyanyi legendaris Barry Manilow kembali harus menunda aksinya di atas panggung. Setelah baru saja menggelar konser comeback yang disebut "triumphant" pada Kamis (8/10/2026) di International Theater, Westgate Las Vegas Resort and Casino, ia mendadak menghentikan pertunjukan Jumat (9/10/2026) hanya setelah dua lagu dan membatalkan konser Sabtu (10/10/2026) karena terserang bronkitis.
Juru bicara Manilow mengonfirmasi kepada Variety bahwa setelah sambutan meriah di hari Kamis, kondisi kesehatannya menurun drastis. "Barry terkena bronkitis dan harus membatalkan pertunjukan Jumat dan Sabtu," ujarnya. Menurut laporan Vital Vegas, penonton yang hadir pada Jumat malam sempat kebingungan ketika Manilow meninggalkan panggung; band tetap memainkan instrumental sebelum akhirnya diumumkan bahwa acara berakhir. Media sosial kemudian dipenuhi keluhan penonton yang mengaku telah menerima surel dari Ticketmaster mengenai proses pengembalian dana.
Insiden ini bukan pertama kali bagi Manilow. Pada Agustus 2026, ia membatalkan dua pertunjukan residensi di Las Vegas dan mengumumkan istirahat enam minggu karena "terlalu memaksakan diri". Dalam pernyataan di Instagram, ia menyebut telah menyelesaikan 29 pertunjukan dalam 68 hari. "Kami baru saja menuntaskan tur musim panas yang fantastis. Pertunjukannya luar biasa, penontonnya luar biasa, dan suara saya juga luar biasa. Tapi sepertinya kami sedikit terlalu memaksakan diri," tulisnya. Ia berjanji akan kembali pada 8 Oktober dengan kondisi prima, namun kenyataan berkata lain.
Perjalanan kesehatan Manilow memang penuh liku. Setelah didiagnosis kanker paru stadium awal pada Desember 2025, ia sempat menunda operasi demi menuntaskan beberapa jadwal konser. "Mereka ingin segera mengangkatnya, jadi kami sepakat: saya selesaikan beberapa minggu pertunjukan, lalu masuk rumah sakit," kenangnya kepada Los Angeles Times pada Mei 2026. Namun, operasi yang seharusnya sederhana berubah menjadi mimpi buruk ketika atrial fibrilasi (AFib), refluks asam, dan pneumonia menyerang bersamaan. Ia harus menghabiskan tujuh hari di ruang perawatan intensif. "Saya selalu menjadi pemimpin—pemimpin band, pemimpin penonton—tapi saya bukan pemimpin untuk yang satu ini. Itu pelajaran besar bagi saya. Saya harus bergantung pada orang lain: perawat, dokter, teman," ujarnya.
Meski telah dinyatakan bebas kanker, kerentanan fisiknya tetap tinggi. Bronkitis yang kini menyerangnya bisa menjadi alarm bahwa tubuhnya belum sepenuhnya pulih untuk menjalani jadwal padat. Bagi industri hiburan, khususnya di Las Vegas yang mengandalkan residensi musisi senior, kejadian ini memunculkan pertanyaan tentang manajemen kesehatan para legenda panggung. Promotor dan venue mungkin perlu menyesuaikan kontrak dengan mempertimbangkan faktor usia dan riwayat medis, termasuk klausul pembatalan yang lebih fleksibel.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini menjadi pengingat bahwa musisi idola mereka juga manusia renta. Meski Manilow tidak memiliki jadwal konser di Tanah Air dalam waktu dekat, gelombang simpati tetap mengalir di media sosial. Banyak yang berharap agar ia tidak memaksakan diri dan lebih mengutamakan pemulihan. Sejumlah promotor lokal yang pernah mendatangkan artis senior pun mengaku semakin berhati-hati dalam menyusun jadwal tur, dengan menyiapkan protokol kesehatan ketat.
Ke depan, Manilow dijadwalkan kembali tampil di Westgate Las Vegas pada 8 Oktober 2026—namun dengan catatan ia benar-benar pulih. Jika bronkitis kembali kambuh, bukan tidak mungkin jadwal residensi berikutnya akan kembali dibatalkan. Publik pun menanti apakah sang legenda mampu bangkit seperti yang ia janjikan, atau justru memilih pensiun demi kesehatan. Satu hal yang pasti: panggung Las Vegas belum akan sepi dari namanya, setidaknya untuk sekarang.



