Jethro Sheeran Ingin Rujuk dengan Ed Sheeran, Akhiri Permusuhan Hampir Satu Dekade
Baca dalam 60 detik
- Jethro Sheeran menyatakan kesediaannya berbaikan dengan Ed Sheeran setelah delapan tahun tak bertegur sapa.
- Konflik dipicu sengketa remix 'Raise Em Up' yang berujung pada tindakan hukum Warner Music.
- Jethro berharap perdamaian demi keutuhan keluarga besar Sheeran, meski hubungan tak akan kembali seperti semula.

Jethro Sheeran, sepupu penyanyi populer Ed Sheeran, menyatakan keinginannya untuk mengakhiri permusuhan yang telah berlangsung hampir sepuluh tahun. Dalam wawancara dengan Mail on Sunday, Jethro mengaku siap berbaikan dan saling memaafkan demi keutuhan keluarga besar Sheeran. Perselisihan keduanya mencuat ke publik setelah Jethro merilis remix lagu 'Raise Em Up' yang menampilkan nama dan gambar Ed tanpa izin, memicu tindakan hukum dari label Warner Music.
Konflik ini bermula ketika Jethro, yang sering berkolaborasi dengan Ed sebelum sang sepupu meraih ketenaran global, merilis remix tersebut. Warner Music memerintahkan penarikan nama dan gambar Ed dari lagu itu, dan bahkan membawa kasus ini ke pengadilan. Jethro meyakini bahwa Ed turut mendalangi langkah hukum tersebut sebagai bagian dari balas dendam pribadi. "Apa yang dilakukan Ed membuat saya bingung dan kecewa. Dia mencuri musik saya, dan kami tidak berbicara selama tujuh atau delapan tahun," ujarnya kepada Mail on Sunday. Ia menambahkan bahwa keluarganya terkejut dan kecewa, beberapa anggota keluarga bahkan menjauh dari Ed.
Meski menyimpan luka, Jethro menyatakan keterbukaan untuk berdamai. "Akan baik bagi keluarga kami untuk berdamai. Saya akan berbaikan dengannya, dan kita bisa saling memaafkan. Saya lebih dari senang untuk melangkah maju," katanya. Ia menegaskan tidak membenci Ed, dan keduanya masih memiliki ikatan darah. "Saya pasti akan memeluk dan berbaikan demi keluarga kami," tambahnya.
Perseteruan ini kembali mencuat ketika Ed Sheeran menuai kontroversi karena mencabut penampilan Macklemore sebagai artis pendukung dalam tur 'Loop'. Keputusan itu diambil setelah Macklemore menyuarakan dukungan untuk Palestina di atas panggung. Ed berdalih bahwa promotor yang mengambil keputusan, namun Jethro melalui Instagram menuduh Ed sebagai dalang sebenarnya. "Saya menyaksikan dia menjadi pengecut selama hampir sepuluh tahun dan berbohong. Akhirnya, dunia dan semua penggemarnya melihat siapa dia sebenarnya. Dia bukan orang baik," tulis Jethro. Ed merespons di atas panggung dengan menyatakan tidak berbicara dengan anggota keluarganya itu sejak lama.
Hingga berita ini diturunkan, Ed Sheeran belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan terbaru Jethro. Publik menantikan apakah perdamaian yang diinginkan Jethro akan terwujud, mengingat luka lama yang masih membekas. Kasus ini juga menjadi cerminan bagaimana dinamika keluarga selebritas dapat menjadi konsumsi publik, terutama ketika melibatkan isu hukum dan politik.



