Badai Isaias Tewaskan Dua Warga, Hampir Sejuta Orang Terputus Listrik
Baca dalam 60 detik
- Dua korban jiwa akibat pohon tumbang menerjang rumah di Florida dan Alabama saat Isaias mendarat sebagai badai kategori 2.
- Hampir 900 ribu pelanggan di tiga negara bagian kehilangan aliran listrik, sementara peringatan banjir dan tornado masih membayangi.
- Pembentukan Isaias pada Oktober memecahkan rekor badai Atlantik pertama yang paling telat, menandakan anomali pola musim.

Setidaknya dua orang meninggal dunia setelah Badai Isaias menghantam pesisir Florida Panhandle pada Jumat malam waktu setempat. Otoritas setempat melaporkan kedua korban tewas tertimpa pohon yang menimpa rumah mereka—satu di Escambia County, Florida, dan satu lagi di Birmingham, Alabama—saat badai bergerak ke daratan.
Meski pada Sabtu statusnya telah melemah menjadi siklon pasca-tropis, Isaias masih menyisakan ancaman serius. Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC) memperingatkan potensi banjir bandang, banjir perkotaan, dan banjir sungai di sebagian besar Alabama selatan, Florida Panhandle, serta Georgia barat daya. "Risiko tornado akan bertahan hingga Sabtu sore di beberapa bagian Florida Panhandle timur, Georgia, dan Carolina," demikian bunyi peringatan NHC.
Dampak langsung terasa pada infrastruktur kelistrikan. Lebih dari 868.000 pelanggan di Florida, Alabama, dan Georgia mengalami pemadaman listrik hingga Sabtu pagi, menurut data PowerOutage.us. Tim utilitas dikerahkan untuk menilai kerusakan, membersihkan jalan, dan memulihkan pasokan—sebuah proses yang diperkirakan memakan waktu karena banyak jalur terhalang pohon tumbang dan kabel putus.
Warga di jalur badai menggambarkan pengalaman mencekam. Tim Mowry dari Pensacola, Florida, mengatakan angin kencang terdengar seperti "peluit kereta api". Ia kehilangan listrik Jumat sore namun bersyukur memiliki generator. Sementara Ashley Weeks di Crestview, Florida, menuturkan pohon dari halaman belakangnya menimpa atap rumah, merusak langit-langit dekat kamar putrinya. "Kami mendengar suara keras seperti bom meledak di dalam rumah," ujarnya kepada stasiun berita WEAR.
Gubernur Alabama, Kay Ivey, meminta warga bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, termasuk tornado susulan. "Kami khawatir dengan angin kencang, hujan lebat, dan potensi tornado di beberapa bagian negara bagian," katanya. Senada, Gubernur Florida Ron DeSantis menyatakan tim listrik akan bekerja sepanjang hari untuk menilai kerusakan dan memulihkan layanan.
Yang membuat Isaias menonjol bukan sekadar kekuatannya, melainkan waktu kemunculannya. Badai ini terbentuk pada Oktober, jauh di luar pola historis. NOAA sebelumnya memproyeksikan musim badai 2026 yang relatif tenang dengan hanya tiga hingga enam badai—revisi dari perkiraan awal—namun Isaias justru menjadi badai Atlantik pertama yang baru muncul sangat telat. Delapan badai bernama sebelumnya musim ini tidak ada yang melampaui status badai tropis.
Fenomena ini menggarisbawahi kompleksitas interaksi antara El Niño yang lebih kuat dan dinamika atmosfer yang belum sepenuhnya terpetakan. Para ilmuwan iklim menilai anomali semacam ini dapat menjadi sinyal perubahan pola pembentukan siklon di Atlantik, meski diperlukan kajian lebih lanjut untuk memastikannya.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah keterlambatan pembentukan badai tahun ini akan diikuti oleh lonjakan aktivitas di sisa musim, atau justru menjadi preseden baru yang mengubah cara otoritas dan masyarakat bersiap. Yang jelas, Isaias telah menunjukkan bahwa badai telat pun bisa membawa kehancuran signifikan.



