Brian Austin Green Dukung Sharna Burgess di Dancing With the Stars: 'Saya Bangun Pagi, Buatkan Kopi, dan Beri Semangat'
Baca dalam 60 detik
- Brian Austin Green mengungkap perannya sebagai suport system bagi Sharna Burgess yang kembali ke Dancing With the Stars.
- Aktor 53 tahun itu menyebut dukungan emosional dan kehadiran fisik jadi kunci menjaga keseimbangan hubungan di tengah kesibukan syuting.
- Kembalinya Sharna dinilai membawa gaya dansa klasik yang sempat hilang, disambut antusias penggemar setia acara tersebut.

Brian Austin Green buka suara soal perannya mendampingi Sharna Burgess, tunangannya, yang tengah menjalani comeback di ajang Dancing With the Stars. Dalam wawancara dengan Us Weekly, aktor 53 tahun itu mengungkap bahwa ia sengaja mengatur rutinitas pagi untuk memastikan Burgess mendapat dukungan penuh sebelum latihan.
“Saat dia syuting di kota, saya ingin bangun bersamaan, membuatkan kopi, dan memberinya semangat untuk seharian,” ujar Green. Ia menilai kehadiran fisik jadi pembeda penting dibanding saat ia harus bekerja di luar kota, di mana Burgess harus mengurus rumah sendirian. “Ini proyek baru, tapi kami sedang mencari ritme yang pas,” tambahnya.
Bagi pasangan yang dikaruniai satu anak, Zane (4), serta empat anak Green dari hubungan sebelumnya, dukungan emosional bukan sekadar formalitas. Green menyadari tekanan yang dihadapi Burgess selama kompetisi: jadwal padat, tuntutan koreografi, dan ekspektasi publik. “Dia pasti sangat sibuk dan stres. Tapi kami berdua berkomitmen melewati ini bersama,” katanya.
Green juga menyoroti kualitas Burgess sebagai penari dan koreografer. Menurutnya, kembalinya Burgess membawa nuansa klasik yang sempat hilang dari panggung Dancing With the Stars. “Dia membawa kembali gaya dansa autentik yang disukai Len Goodman—tanpa banyak gimmick, fokus pada isi dan teknik,” jelas Green. Ia menilai penampilan Burgess selalu dinanti penggemar karena konsistensinya menjaga esensi ballroom.
“Dia melakukan pekerjaan luar biasa. Sebagai koreografer dan penari, dia sangat berbakat. Para penggemar merindukannya, dan dia membawa kembali kualitas klasik itu.” — Brian Austin Green
Dukungan Green bukan tanpa tantangan. Ia mengakui bahwa setiap hubungan pasti mengalami masa sulit, terutama ketika tuntutan karier keduanya memuncak. “Kami pernah melewati masa-masa sulit, tapi dari situ kami menemukan cara baru untuk saling menguatkan,” ujarnya. Pola komunikasi dan pembagian peran yang fleksibel menjadi kunci.
Bagi industri hiburan Indonesia, kisah pasangan selebriti yang saling mendukung di tengah kesibukan bisa menjadi cermin. Di Tanah Air, sederet artis juga kerap membagi waktu antara syuting, kompetisi dansa, dan kehidupan rumah tangga. Dukungan pasangan sering kali menjadi faktor penentu keberhasilan karier di dunia hiburan yang kompetitif.
Ke depan, publik akan terus menyoroti apakah chemistry Burgess dan Green mampu menjaga stabilitas performa Burgess di Dancing With the Stars. Yang jelas, bagi Green, prioritasnya sederhana: memastikan tunangannya merasa didukung, baik di panggung maupun di rumah. Apakah model dukungan semacam ini bisa menjadi standar baru bagi pasangan selebriti di Indonesia?



