Apple Siapkan MacBook Layar Sentuh Perdana, Peluncuran 27 Oktober
Baca dalam 60 detik
- Apple dikabarkan akan menggelar acara peluncuran MacBook Pro layar sentuh pertama pada 27 Oktober mendatang, menurut laporan Bloomberg.
- Perangkat ini membawa perubahan desain besar seperti panel OLED, Dynamic Island, dan bobot lebih ringan, menyasar profesional kreatif.
- Langkah ini menandai pergeseran strategi Apple yang sebelumnya menolak layar sentuh di Mac, sekaligus memperkuat ekosistem perangkat premium di tengah persaingan global.

Apple dikabarkan tengah bersiap memperkenalkan MacBook dengan layar sentuh untuk pertama kalinya. Menurut laporan Bloomberg, acara peluncuran dijadwalkan berlangsung sekitar 27 Oktober, dengan undangan bagi jurnalis untuk hadir langsung maupun mengikuti siaran streaming. Langkah ini menjadi tonggak baru bagi Apple yang selama bertahun-tahun menolak mengadopsi layar sentuh di lini Mac.
Dua model MacBook Pro yang didesain ulang, dengan kode internal K114 dan K116, disebut akan hadir dengan bobot lebih ringan dibandingkan generasi saat ini. Panel OLED akan menggantikan teknologi layar sebelumnya, sementara Dynamic Island—fitur yang sebelumnya eksklusif di iPhone—kini merambah ke Mac. Perubahan ini bukan sekadar pembaruan spesifikasi, melainkan sinyal bahwa Apple ingin menyatukan pengalaman pengguna di seluruh perangkatnya.
Selain MacBook Pro, iPad mini dengan kode J510 juga masuk dalam agenda. Perangkat ini akan mengadopsi layar OLED, memindahkan kamera depan ke sisi panjang perangkat, dan menyegarkan tata suara. Apple juga diperkirakan memperbarui MacBook Pro 14 inci entry-level serta iMac dengan chip M6, masing-masing berkode J804 dan J833, meski desainnya tidak banyak berubah.
Peluncuran ini menyasar kalangan profesional kreatif—mulai dari produksi video, penyuntingan foto, hingga produksi musik. Apple pernah menggelar pameran pers serupa untuk Mac baru di Los Angeles pada 2024, menandakan pendekatan pemasaran yang lebih intim untuk segmen ini. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat posisi di pasar perangkat premium yang semakin kompetitif.
"Rumor tentang MacBook layar sentuh sudah muncul sejak 2023, ketika Bloomberg pertama kali melaporkan proyek tersebut. Juru bicara Apple menolak berkomentar," demikian laporan Bloomberg.
Di bawah kepemimpinan CEO John Ternus, yang menggantikan Tim Cook bulan lalu, Apple tengah menggenjot lini perangkat keras. Pada acara musim gugur September, perusahaan memperkenalkan iPhone lipat pertama, iPhone Duo, bersama iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max—penampilan publik perdana Ternus sebagai orang nomor satu. Agenda peluncuran yang padat ini menunjukkan ambisi Apple untuk mendiversifikasi portofolio di tengah permintaan pasar yang dinamis.
Bagi Indonesia, kehadiran MacBook layar sentuh berpotensi memengaruhi pasar gadget premium. Selama ini, MacBook menjadi perangkat andalan para pekerja kreatif dan profesional di kota-kota besar. Jika Apple benar-benar merilisnya, distributor resmi dan toko ritel dalam negeri kemungkinan akan menyambut dengan antusias, meski harga jual diprediksi tetap tinggi. Persaingan dengan merek Windows yang lebih dulu menawarkan layar sentuh juga akan semakin ketat, terutama di segmen laptop kelas atas.
Dengan jadwal yang semakin dekat, pertanyaannya kini apakah Apple mampu meyakinkan pengguna setia Mac bahwa layar sentuh bukan sekadar gimmick, melainkan peningkatan produktivitas yang nyata. Jika berhasil, ini bisa menjadi awal babak baru dalam sejarah komputasi personal Apple—dan memicu respons dari para pesaingnya.



