Catherine Zeta-Jones Belum Baca Memoar Michael Douglas, tapi Tak Khawatir Isinya
Baca dalam 60 detik
- Catherine Zeta-Jones mengaku baru menerima salinan memoar suaminya, One Helluva Ride, sehari setelah buku itu dirilis.
- Meski memoar tersebut mengungkap sejumlah kisah pribadi Michael Douglas, Catherine menegaskan tidak ada yang membuatnya terkejut.
- Kunci hubungan 28 tahun mereka adalah kebaikan dan selera humor kering yang sama, ditambah kebebasan mengejar proyek masing-masing.

Catherine Zeta-Jones belum membaca memoar suaminya, Michael Douglas, yang baru saja beredar. Namun aktris berusia 57 tahun itu tidak cemas dengan isi buku yang telah memicu berbagai spekulasi publik. Memoar berjudul One Helluva Ride tersebut resmi dirilis pekan ini dan langsung menjadi perbincangan karena sejumlah pengakuan pribadi Douglas, termasuk hubungannya dengan Kathleen Turner, perselingkuhannya dengan Jeanne Tripplehorn, serta fakta bahwa ia sempat berkencan dengan lima perempuan lain saat Catherine mulai menginginkan hubungan yang serius.
Kepada E! News, Catherine mengungkapkan bahwa ia baru mendapatkan salinan buku itu sehari setelah peluncuran. Kesibukannya syuting serial Wednesday dan proyek Kill Jackie membuatnya belum sempat menelusuri halaman demi halaman. "Saya belum membaca bukunya. Saya baru dapat salinan kemarin saat buku itu terbit," ujarnya. Meski demikian, ia tidak memperkirakan akan menemukan hal-hal yang mengejutkan. Ketika ditanya apakah ada anekdot yang membuatnya terkejut, ia hanya menjawab singkat, "Tidak."
Bagi Catherine, judul memoar itu sendiri sudah menjadi petunjuk bagaimana ia harus menyikapi isinya. "Suami saya memiliki karier yang penuh warna dan fantastis. Dia menamai bukunya One Helluva Ride, jadi peganglah judul itu saat membacanya," tuturnya. Ia menambahkan bahwa itulah yang akan ia lakukan ketika membaca salinannya. Sikap tenang Catherine mencerminkan dinamika pasangan yang telah lama hidup di bawah sorotan, di mana narasi publik sering kali tidak sepenuhnya mencerminkan realitas rumah tangga.
Di balik gemuruh pemberitaan, Catherine justru menyoroti kerja keras suaminya dalam menulis buku tersebut. "Dia sudah menulis buku ini cukup lama, selama beberapa tahun terakhir saya sibuk dengan Wednesday dan Kill Jackie. Saya hanya bahagia untuknya," katanya. Pernyataan ini menegaskan dukungannya terhadap pencapaian Douglas, yang genap berusia 82 tahun dan tetap produktif di industri hiburan.
"Kebaikan satu sama lain. Dan kami memiliki selera humor kering yang sangat miripโmungkin agak aneh. Dalam situasi apa pun selama 28 tahun, Anda harus menemukan humor di dalamnya."
โ Catherine Zeta-Jones, tentang kunci hubungannya dengan Michael Douglas
Menurut Catherine, humor menjadi perekat yang membuat hubungan mereka bertahan. "Mungkin tidak lucu saat itu terjadi, tapi Anda harus melihat ke belakang dan berkata, 'Kita harus tertawa sekarang, ingat saat itu?'" ujarnya. Selain itu, kebebasan untuk mengejar proyek masing-masing juga berperan penting. Meski mengakui tidak selalu mudah, ia dan Douglas berusaha menjaga koneksi di tengah jadwal yang padat. "Saya tidak ingin jauh darinya selama tujuh bulan, bolak-balik, tapi kami membuatnya berhasil. Kami selalu menemukan waktu dan akhir pekan panjang untuk kembali terhubung," pungkasnya.
Kisah rumah tangga Catherine dan Douglas kerap menjadi cermin bagi pasangan di industri hiburan global, termasuk di Indonesia, tentang bagaimana mengelola ekspektasi publik dan dinamika karier. Ketika seorang figur publik menulis memoar yang membuka lembaran pribadi, reaksi pasangan menjadi sorotan. Sikap Catherine yang tidak membaca buku itu bukan berarti ketidakpedulian, melainkan penegasan bahwa kepercayaan dan kebersamaan telah teruji selama hampir tiga dekade. Publik kini menanti apakah ia akan mengomentari isi buku setelah membacanya, atau tetap pada pendiriannya bahwa yang terpenting adalah perjalanan yang telah mereka lalui bersama.



