Amazon Pangkas Harga Perangkat Apple hingga 30 Persen di Prime Big Deal Days, Hari Terakhir
Baca dalam 60 detik
- Amazon menggelar diskon besar-besaran untuk lini perangkat Apple dalam ajang Prime Big Deal Days yang berakhir hari ini.
- MacBook Air 2026 dan beberapa model AirPods, termasuk AirPods Max, menjadi produk dengan potongan harga paling signifikan.
- Konsumen Indonesia dapat memanfaatkan promo ini melalui pembelian lintas negara, meski harus memperhitungkan biaya kirim dan bea masuk.

Amazon tengah menggelar obral besar untuk perangkat Apple dalam ajang Prime Big Deal Days, dan hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi konsumen untuk menikmati potongan harga tersebut. Diskon yang ditawarkan mencakup berbagai produk populer, mulai dari laptop MacBook seri M terbaru, tablet iPad, jam tangan Apple Watch, hingga earphone AirPods. Bagi mereka yang sudah lama menunda pembaruan perangkat, momen ini menawarkan penghematan yang jarang terjadi.
Dari pantauan di laman penjualan, MacBook Air 2026 saat ini dijual dengan potongan sekitar 6 persen. Meski terkesan kecil, diskon untuk produk Apple yang baru dirilis tergolong langka. Selain itu, beberapa model AirPods, termasuk varian over-ear AirPods Max, juga mengalami penurunan harga yang cukup dalam. Amazon diklaim memimpin pasar dengan potongan paling agresif dibandingkan pengecer lain.
Promo ini menjadi bagian dari strategi Amazon untuk mendongkrak penjualan di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat, terutama menjelang musim belanja akhir tahun. Apple sendiri jarang memberikan potongan harga resmi untuk produk terbarunya, sehingga diskon dari pihak ketiga seperti Amazon sering menjadi buruan konsumen global. Langkah ini juga dinilai sebagai upaya Amazon memperkuat posisinya sebagai tujuan utama belanja gadget di pasar internasional.
"Ini adalah salah satu peluang terbaik untuk mendapatkan perangkat keras Apple premium dengan harga lebih terjangkau," tulis tim editorial Yahoo Tech dalam laporannya.
Bagi konsumen di Indonesia, tawaran ini tetap dapat diakses melalui pembelian lintas negara. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhitungkan, seperti biaya pengiriman internasional, bea masuk, dan pajak impor yang bisa menambah total pengeluaran. Meski demikian, selisih harga yang cukup besar kerap membuat cara ini tetap diminati, terutama untuk model-model tertentu yang belum tersedia atau dibanderol lebih mahal di pasar domestik.
Selain itu, pembeli perlu mencermati garansi dan layanan purna jual. Produk Apple yang dibeli dari luar negeri umumnya tidak mencakup garansi resmi Indonesia, sehingga risiko kerusakan atau kebutuhan perbaikan harus ditanggung sendiri. Karena itu, penting untuk membandingkan harga akhir setelah semua biaya tambahan dengan harga resmi di dalam negeri sebelum memutuskan membeli.
Ke depan, pola diskon seperti ini diperkirakan akan terus berulang seiring dengan makin seringnya ajang belanja daring seperti Prime Day dan Black Friday. Bagi Apple, penjualan melalui mitra ritel menjadi cara tidak resmi untuk mendorong volume tanpa harus memotong harga di kanal sendiri. Sementara bagi konsumen, pertanyaannya kini bukan lagi apakah diskon akan datang, melainkan seberapa besar dan kapan waktu terbaik untuk membeli.



