The Expanse Kembali dari Kematian: Kali Ini sebagai Game, Bukan Serial
Baca dalam 60 detik
- Owlcat Games mengonfirmasi The Expanse: Osiris Reborn meluncur musim semi 2027, menghidupkan kembali waralaba sci-fi yang sempat dua kali dibatalkan.
- Berlatar paralel dengan musim 1–3 serial, game ini menempatkan pemain sebagai tentara bayaran yang bisa menyelesaikan konflik tanpa kekerasan ala Hitman.
- Dengan beta berbayar mulai 79,99 dolar AS, Osiris Reborn menguji seberapa jauh penggemar mau membayar untuk masuk lebih awal ke semesta yang belum tentu sukses.

Waralaba The Expanse resmi bangkit untuk ketiga kalinya. Setelah Syfy menghentikannya pada 2018 dan Prime Video menutup ceritanya di musim keenam, semesta ciptaan Daniel Abraham dan Ty Franck itu kini dilanjutkan lewat medium berbeda: video game berjudul The Expanse: Osiris Reborn, yang dijadwalkan rilis musim semi 2027.
Pengumuman ini bukan kejutan bagi penggemar garis keras. Owlcat Games—studio di balik Warhammer 40,000: Rogue Trader dan Pathfinder: Kingmaker—pertama kali membocorkan proyek ini di Future Games Expo 2025. Namun, penampilannya di Gamescom musim panas lalu memberi gambaran konkret: trailer baru dan sesi hands-on yang memperlihatkan arah permainan. Bagi publisher, ini taruhan ganda: memanfaatkan basis penggemar setia sambil menjangkau gamer yang belum pernah menonton serialnya.
Dari sisi kronologi, Osiris Reborn berjalan sejajar dengan musim 1–3 serial, atau di antara novel Leviathan Wakes dan Caliban's War. Pemain tidak dituntut memahami alur sebelumnya. Kapten James Holden tetap hadir dengan wajah Steven Strait, tetapi sebagian besar tokoh—termasuk tentara bayaran yang bisa dikustomisasi—menyaksikan peristiwa secara real-time. Artinya, narasi dibangun dari sudut pandang orang biasa, bukan pahlawan utama.
Yang membedakan proyek ini dari adaptasi game biasa adalah obsesi pada realisme. Owlcat menggandeng Leroy Chiao, mantan komandan Stasiun Luar Angkasa Internasional, untuk memastikan elemen ruang angkasa tidak sekadar jadi latar dekoratif. Salah satu contohnya: sepatu magnetik yang membuat karakter tetap berpijak di permukaan kapal, sehingga pergerakan dalam gravitasi nol terasa terkendali. "Kami berharap pendekatan yang memadukan realisme dengan pertimbangan gameplay ini membuat pemain merasakan pengalaman yang menarik dan benar-benar imersif," ujar Yuliya Chernenko, produser desain game Osiris Reborn.
"Dalam hal ini, para pengembang di balik Osiris Reborn memahami esensi The Expanse, yang selalu lebih peduli pada politik tentang bagaimana manusia akhirnya saling bertarung ketimbang pertarungan itu sendiri." — Ari Notis, Polygon
Ulasan awal Polygon menyoroti pendekatan nonletal yang mirip dengan Hitman. Pemain bisa menyelesaikan misi tanpa menumpahkan darah, dan pilihan tersebut memengaruhi jalannya cerita. Ini sejalan dengan tema besar The Expanse: konflik antarplanet lebih sering diselesaikan lewat diplomasi dan intrik daripada tembakan. Bagi Owlcat, yang dikenal lewat game role-playing berbasis narasi, formula ini berpotensi menjadi daya tarik utama—terutama di pasar yang mulai jenuh dengan game aksi tembak-menembak.
Meski demikian, model beta berbayar menuai pertanyaan. Miller's Pack seharga 79,99 dolar AS dan Collector's Edition 289 dolar AS memberi akses awal hingga peluncuran resmi. Strategi ini mengingatkan pada praktik early access yang kerap dikritik karena membebani konsumen tanpa jaminan kualitas. Di sisi lain, bagi penggemar berat, kesempatan mencoba semesta The Expanse lebih awal bisa jadi godaan sulit ditolak.
Bagi industri game Indonesia, fenomena ini menarik dicermati. Pasar gim nasional tumbuh pesat, tetapi judul berbasis waralaba asing masih mendominasi. Kehadiran Osiris Reborn menegaskan bahwa adaptasi lintas medium—dari buku ke serial, lalu ke game—menjadi salah satu strategi mempertahankan relevansi waralaba di tengah persaingan hiburan yang semakin terfragmentasi. Pertanyaannya, akankah penggemar di Indonesia rela merogoh kocek untuk beta, atau menunggu ulasan lengkap sebelum memutuskan? Waktu peluncuran musim semi 2027 akan menjadi ujian sesungguhnya.



