Jagex Umumkan RuneScape 4: MMO Unreal Engine yang Berdiri di Era Keenam Gielinor
Baca dalam 60 detik
- Jagex mengonfirmasi pengembangan RuneScape 4 dengan Unreal Engine, proyek ambisius yang masih beberapa tahun lagi.
- Berlatar Era Keenam, pemain memulai petualangan di Ashenfall, wilayah yang pertama kali muncul di spin-off survival Dragonwilds.
- Selain game, Jagex menyiapkan serial animasi RuneScape hasil kolaborasi dengan Lyrical Animation dan YouTuber MoistCr1TiKaL.

Jagex secara resmi mengumumkan bahwa seri keempat RuneScape tengah digarap menggunakan Unreal Engine. Kabar ini disampaikan dalam acara RuneFest, konvensi tahunan komunitas RuneScape, dengan judul sementara RS4 dan disertai trailer perdana. Langkah ini menandai ekspansi besar pertama waralaba MMO legendaris tersebut sejak perilisan Old School RuneScape dan spin-off RuneScape: Dragonwilds.
Trailer berdurasi satu menit tersebut belum mengungkap detail mekanisme permainan, namun memberikan petunjuk bahwa pemain akan dapat menunggangi dan bertarung melawan naga. Jagex menegaskan bahwa RS4 tidak dirancang untuk menggantikan judul-judul sebelumnya. "Kami merancang RS4 agar berdampingan dengan game yang sudah ada sebagai cara alternatif untuk menjelajahi RuneScape dan dunia Gielinor," ujar perwakilan Jagex. Pernyataan ini menggarisbawahi strategi perusahaan untuk mempertahankan basis pemain lama sambil menarik generasi baru.
Dari sisi narasi, RS4 akan berlatar di Era Keenam, beberapa tahun setelah peristiwa dalam RuneScape: Dragonwilds. Pemain akan memulai perjalanan di wilayah Ashenfall, area yang pertama kali diperkenalkan di Dragonwildsโjudul yang menjadi ekspansi Jagex ke genre survival open-world. Menariknya, menurut laporan Polygon, RS4 awalnya dikonsep sebagai ekspansi untuk Dragonwilds dengan nama Shadows of Ashenfall. Namun, proses pengembangan mengarah pada struktur yang lebih mirip MMO klasik Jagex, sehingga perusahaan memutuskan untuk mengubahnya menjadi game mandiri.
Meski belum ada tanggal rilis, Jagex menyebut RS4 sebagai "proyek yang sangat ambisius dan masih beberapa tahun lagi." Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa perusahaan tidak ingin terburu-burubur, mengingat ekspektasi tinggi dari komunitas RuneScape yang telah terbentuk lebih dari dua dekade. Sebagai penawar dahaga, Jagex juga mengumumkan serial animasi RuneScape yang sedang dikembangkan oleh Lyrical Animation bekerja sama dengan YouTuber MoistCr1TiKaL. Serial ini masih dalam tahap awal dan detailnya akan dibagikan tahun depan.
"Kami merancang RS4 agar berdampingan dengan game yang sudah ada sebagai cara alternatif untuk menjelajahi RuneScape dan dunia Gielinor." โ Jagex
Bagi industri game global, langkah Jagex mencerminkan tren umum di mana pengembang MMO besar mulai mengadopsi Unreal Engine untuk menghadirkan visual lebih modern tanpa meninggalkan akar gameplay. Keputusan untuk tidak menggantikan versi lama juga sejalan dengan strategi live-service yang menjaga ekosistem pemain tetap hidup. Di sisi lain, proyek ini berpotensi memperkuat posisi Jagex di pasar MMO yang semakin kompetitif, terutama setelah kesuksesan RuneScape: Dragonwilds yang menembus genre survival.
Meskipun demikian, tantangan tetap ada. Komunitas RuneScape dikenal kritis terhadap perubahan besar, dan ekspektasi terhadap RS4 sudah sangat tinggi. Jagex perlu memastikan bahwa inovasi teknis tidak mengorbankan identitas permainan yang membuat RuneScape bertahan selama ini. Selain itu, pengembangan yang masih jauh dari rampung berarti perusahaan harus menjaga komunikasi yang transparan agar tidak terjadi spekulasi berlebihan.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah RS4 akan mampu menyatukan pemain lama dan baru dalam satu dunia yang sama, atau justru memecah basis penggemar. Dengan Unreal Engine dan pendekatan naratif yang berkelanjutan, Jagex tampaknya ingin menciptakan jembatan antara warisan dan masa depan. Hanya waktu yang akan membuktikan, tetapi satu hal yang pasti: Gielinor belum selesai berkembang.



