Everton Incar Balde: Pinjaman Barcelona yang Bisa Jadi Rekrutan Terbaik Sejak Garner
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan tengah menjajaki peluang meminjam bek kiri Barcelona, Alejandro Balde, pada bursa transfer musim dingin mendatang.
- Balde, 22 tahun, disebut terbuka untuk pindah ke Premier League setelah kehilangan tempat di skuad utama asuhan Hansi Flick.
- Jika terealisasi, kedatangan Balde berpotensi menyelesaikan masalah di sektor kiri pertahanan Everton, mirip dengan dampak yang diberikan James Garner sejak dibeli seharga £9 juta pada 2022.

Everton dilaporkan tengah menjajaki kemungkinan merekrut bek kiri Barcelona, Alejandro Balde, dengan status pinjaman pada jendela transfer musim dingin Januari nanti. Langkah ini menjadi sinyal ambisi The Toffees untuk memperkuat skuad di bawah asuhan David Moyes, terutama setelah performa impresif James Garner yang menjadi tolok ukur kesuksesan rekrutan murah di Goodison Park.
Menurut laporan TEAMtalk, perantara Balde telah menghubungi pihak Everton untuk membahas potensi kesepakatan pinjaman. Pemain berusia 22 tahun itu dikabarkan terbuka untuk merasakan kompetisi Premier League setelah posisinya di tim utama Barcelona tergusur di bawah arahan pelatih Hansi Flick. Namun, Everton tidak sendirian dalam perburuan ini; Sunderland, Manchester United, dan Fulham juga dikabarkan memantau situasi Balde, yang bisa memicu perang penawaran di bursa transfer nanti.
Balde bukan nama asing di sepak bola Eropa. Meski minim menit bermain musim ini, ia sempat menunjukkan kualitasnya di LaLiga pada musim 2025/26. Catatan statistik menunjukkan ia menciptakan 1,2 peluang per 90 menit, menempatkannya di antara 25% bek sayap terbaik di Eropa. Kemampuannya dalam mendistribusikan bola menjadi daya tarik utama, terutama bagi tim yang mengandalkan serangan dari sisi sayap.
Tak hanya menyerang, Balde juga solid dalam bertahan. Ia memenangkan 58% duel darat dan hanya dilewati delapan kali sepanjang musim lalu, dengan rata-rata 1,7 tekel per pertandingan. Angka-angka ini menegaskan bahwa ia adalah bek modern yang mampu berkontribusi di kedua fase permainan. Kualitasnya bahkan pernah dipuji sebagai "world-class" oleh pengamat sepak bola Domagoj Kostanjšak, seperti dikutip dalam laporan tersebut.
Bagi Everton, mendatangkan Balde bisa menjadi langkah strategis untuk mengatasi kelemahan di posisi bek kiri. Saat ini, Moyes kerap mengandalkan pemain yang tidak murni berposisi sebagai full-back kiri, sehingga kehadiran Balde akan memberikan keseimbangan dan opsi tambahan dalam skema serangan. Jika ia mampu beradaptasi secepat Garner, yang kini menjadi langganan starter dan masuk skuad Timnas Inggris asuhan Thomas Tuchel, maka kesepakatan ini berpotensi menjadi salah satu transfer terbaik Everton dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, ada tantangan tersendiri. Balde harus siap bersaing dengan pemain yang sudah ada dan membuktikan bahwa ia masih memiliki motivasi tinggi setelah jarang tampil di Barcelona. Selain itu, kompetisi Premier League dikenal lebih fisik dan intens, sehingga diperlukan adaptasi cepat. Meski demikian, pengalaman Balde di level tertinggi Eropa, termasuk Liga Champions, menjadi modal berharga yang tidak dimiliki banyak bek muda seusianya.
"Balde adalah pemain kelas dunia. Kemampuannya dalam progresi bola dan bertahan membuatnya cocok untuk tim yang ingin bermain menyerang," ujar Domagoj Kostanjšak, seperti dikutip dalam laporan TEAMtalk.
Everton sendiri tengah berupaya membangun kembali daya saing mereka di Premier League. Setelah beberapa musim terpuruk, kehadiran pemain berkualitas seperti Balde bisa menjadi sinyal bahwa klub serius ingin kembali bersaing di papan atas. Jika transfer ini terwujud, bukan tidak mungkin Everton akan menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perburuan tiket Eropa dalam beberapa musim ke depan.
Pertanyaannya, apakah Balde akan memilih Everton sebagai pelabuhan berikutnya, atau justru tergoda oleh tawaran dari klub lain yang juga menginginkan jasanya? Waktu akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: bursa transfer musim dingin nanti akan menjadi momen krusial bagi masa depan Everton dan Balde.



