Naughty Dog Siapkan Dua Proyek The Last of Us Baru, Tapi Bukan Part 3?
Baca dalam 60 detik
- Neil Druckmann mengonfirmasi dua proyek The Last of Us tengah digarap, memperluas kanon di luar Part 1 dan 2.
- Studio juga fokus pada Intergalactic: The Heretic Prophet yang dijadwalkan diungkap penuh pada 2027.
- Penggemar diminta bersabar karena proyek masih tahap awal dan tanpa jaminan rilis.

Naughty Dog secara resmi mengumumkan bahwa mereka sedang mengerjakan dua proyek baru yang akan memperluas semesta The Last of Us, melampaui dua judul utama sebelumnya. Pengumuman ini disampaikan oleh kepala studio Neil Druckmann dalam perayaan The Last of Us Day, Senin (29/9/2025), namun ia enggan menyebut apakah salah satunya adalah The Last of Us Part 3.
Dalam pesan singkatnya, Druckmann menyatakan bahwa kedua proyek tersebut masih berada di tahap sangat awal. "Kami memiliki beberapa proyek baru yang sangat menarik dalam tahap awal," ujarnya. Ia menambahkan bahwa keduanya akan memperluas kanon The Last of Us di luar Part 1 dan Part 2. Meski demikian, pernyataan ini tidak memberikan petunjuk konkret mengenai bentuk, platform, atau tanggal rilis.
Penggemar berat franchise ini tentu menyambut kabar tersebut dengan antusias, tetapi juga diliputi kehati-hatian. Pasalnya, Naughty Dog sebelumnya pernah mengembangkan proyek multiplayer The Last of Us selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dibatalkan. Hal ini menimbulkan keraguan apakah kedua proyek baru ini akan benar-benar sampai ke tangan pemain.
Selain dua proyek The Last of Us, Naughty Dog juga sedang mengerjakan Intergalactic: The Heretic Prophet, game yang debut di The Game Awards 2024. Druckmann menyebut timnya sedang "fokus penuh" pada proyek tersebut, yang digadang-gadang menjadi game paling ambisius yang pernah dibuat studio. Namun, ia meminta penggemar bersabar karena tidak akan ada informasi lebih lanjut sepanjang 2026. "Pada 2027, semuanya akan berubah. Kami akan mengungkap Intergalactic: The Heretic Prophet secara penuh dan memberikan gambaran nyata tentang petualangan sci-fi Jordan," tuturnya.
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa trailer Intergalactic kemungkinan tidak akan muncul di The Game Awards tahun ini. Sony biasanya menggelar State of Play pada Februari dan Juni, sehingga ada peluang game tersebut tampil di salah satu acara tersebut tahun depan. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai jadwal partisipasi Naughty Dog di ajang mendatang.
"Dunia The Last of Us sangat berarti bagi kami, dan kami tidak akan kembali ke sana kecuali kami memiliki sesuatu yang bermakna untuk disampaikan. Kami percaya cerita-cerita ini layak untuk diceritakan."
โ Neil Druckmann, Kepala Studio Naughty Dog
Bagi industri game global, pengumuman ini menegaskan posisi Naughty Dog sebagai salah satu pengembang paling berpengaruh. Namun, bagi pasar Indonesia, dampaknya mungkin tidak langsung terasa. Penggemar game di Tanah Air tetap harus menunggu ketersediaan platform dan distribusi resmi. Meski demikian, antusiasme komunitas The Last of Us di Indonesia cukup besar, terlihat dari diskusi di media sosial dan forum game. Kehadiran proyek baru ini berpotensi menghidupkan kembali ekosistem konten kreator, streaming, dan komunitas penggemar di dalam negeri.
Dengan minimnya detail, sulit memprediksi arah franchise ini. Apakah kedua proyek akan menjadi game penuh, spin-off, atau konten episodik? Druckmann hanya berjanji bahwa cerita yang disajikan akan bermakna. Sementara itu, penggemar di seluruh dunia, termasuk Indonesia, hanya bisa bersabar dan menantikan kejutan dari Naughty Dog dalam beberapa tahun ke depan.



