Gotti III vs Augare: Duel Ulang yang Menentukan Arah Karier Dua Petinju
Baca dalam 60 detik
- John Gotti III akan menghadapi Daniel Augare dalam pertandingan ulang enam ronde kelas berat ringan di CES Boxing Autumn Classic 2026 pada 3 Oktober di Hartford.
- Kekalahan mengejutkan Gotti III dari Augare tahun lalu menjadi latar belakang revans, sementara Augare berambisi membuktikan kemenangan bukan kebetulan.
- Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Gotti III yang pernah tampil melawan Floyd Mayweather Jr dalam laga eksibisi.

John Gotti III (2-1, 1 KO) akan mendapatkan kesempatan membalas kekalahannya saat bertemu Daniel “The Eagle Catcher” Augare (3-4, 3 KO) dalam pertandingan ulang yang sangat dinantikan. Duel enam ronde kelas berat ringan ini akan menjadi laga utama CES Boxing Autumn Classic 2026 di Connecticut Convention Center, Hartford, pada Sabtu, 3 Oktober.
Pertemuan pertama kedua petinju berlangsung dramatis. Gotti III, yang berbasis di Oyster Bay, New York, tampil mendominasi dua ronde awal dan sempat menjatuhkan Augare di ronde ketiga. Namun, petinju asal Montana itu bangkit dan melancarkan pukulan bertubi-tubi, diakhiri hook kiri keras ke dagu yang menghentikan pertandingan secara tiba-tiba. Kemenangan itu menjadi yang terbesar dalam karier Augare, sementara Gotti III harus menerima kenyataan pahit.
Kekalahan tersebut tidak lepas dari persiapan Gotti III yang kurang ideal. Ia awalnya dipersiapkan untuk menghadapi James Hagler Jr., cucu dari legenda kelas menengah Marvelous Marvin Hagler, namun cedera latihan memaksa Hagler mundur seminggu sebelum pertandingan. Augare pun masuk sebagai pengganti dengan waktu persiapan minim. Gotti III juga dilaporkan mengalami gangguan pencernaan selama pekan pertandingan yang menguras energinya.
Meski demikian, Augare, anggota Blackfeet Nation berusia 34 tahun, mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Tertinggal angka tidak membuatnya kehilangan kepercayaan diri. Ia tetap agresif dan berhasil membalikkan keadaan.
Kini, kedua petinju sama-sama tahu apa yang akan dihadapi. Gotti III percaya bahwa kamp pelatihan penuh yang difokuskan untuk Augare akan membantunya meraih kemenangan. Sementara Augare yakin kekuatan pukulannya dan persiapan yang lebih matang akan kembali membawa hasil positif.
“Inilah yang membuat pertandingan ulang begitu menarik,” ujar Pendiri CES Boxing, Jimmy Burchfield Sr. “John mengendalikan pertarungan pertama, dan Daniel membalikkannya dengan kekuatannya. John ingin membalas, Daniel ingin membuktikan bisa melakukannya lagi. Ada banyak hal yang dipertaruhkan, dan para penggemar di Hartford akan menyaksikan dua petinju yang ingin membuat pernyataan.”
Bagi Gotti III, ini bukan pertama kalinya ia menghadapi tekanan tinggi. Sebelumnya, ia pernah bertarung dalam dua laga eksibisi melawan Floyd Mayweather Jr pada 2023 dan 2024. Pengalaman tersebut diharapkan membantunya tampil lebih tenang dan menyelesaikan pertarungan dengan baik.
Di sisi lain, Augare tidak ingin kemenangan pertamanya dianggap sebagai kebetulan. Dengan persiapan penuh, ia bertekad membuktikan bahwa kekuatannya memang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Pertandingan ulang ini juga menjadi sorotan bagi penggemar tinju di Indonesia. Meski tidak melibatkan petinju Tanah Air, duel semacam ini sering menjadi bahan pembelajaran tentang strategi dan mentalitas bertarung. Banyak penggemar dan atlet muda di Indonesia yang mengikuti perkembangan tinju internasional untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan.
Selain itu, acara ini juga memiliki dimensi sosial. CES Boxing menggelar Pink Out, mengajak penonton mengenakan pakaian berwarna pink sebagai dukungan terhadap kesadaran kanker payudara. Sepanjang malam akan diadakan penggalangan dana untuk JoAnne M. Sullivan Memorial Fund guna mendukung penelitian kanker payudara.
Dengan segala dinamika yang ada, pertemuan kedua Gotti III dan Augare menjanjikan ketegangan. Apakah Gotti III mampu membalas kekalahan, atau Augare kembali mengejutkan? Jawabannya akan terungkap di atas ring Hartford.



