Van de Ven Siap Teken Kontrak Mega di Tottenham, Kapten Baru De Zerbi?
Baca dalam 60 detik
- Bek Belanda Micky van de Ven dikabarkan akan menandatangani kontrak jangka panjang baru di Tottenham Hotspur, menyusul keputusan untuk bertahan di tengah ketertarikan Liverpool dan Barcelona.
- Kesepakatan ini tidak hanya bernilai finansial, tetapi juga menjadi sinyal dukungan terhadap proyek Roberto De Zerbi, yang menilai Van de Ven sebagai bek kiri terbaik di Premier League.
- Dengan kepergian Cristian Romero yang semakin dekat, Van de Ven berpotensi diangkat sebagai kapten baru Tottenham, mengingat usianya yang masih 25 tahun dan pengalamannya memimpin tim.

Micky van de Ven dikabarkan akan segera menandatangani kontrak baru bernilai besar di Tottenham Hotspur, sebuah langkah yang tidak hanya mengamankan masa depannya tetapi juga menegaskan komitmennya terhadap visi Roberto De Zerbi. Keputusan ini muncul di tengah spekulasi ketertarikan dari Liverpool dan Barcelona, sekaligus menempatkan bek Belanda itu sebagai calon kuat kapten tim setelah kepergian Cristian Romero yang semakin mungkin terjadi.
Sejak bergabung dari Wolfsburg pada 2023, Van de Ven telah membuktikan diri sebagai salah satu bek tengah paling dinamis di Premier League. Kecepatan larinya yang luar biasa menjadi kunci dalam skema pertahanan tinggi yang diterapkan Ange Postecoglou, sementara kemampuannya membawa bola keluar dari tekanan memberikan rute langsung bagi Spurs untuk membangun serangan. Namun, cedera hamstring yang berulang sempat membatasi kontribusinya dan membuat Tottenham kewalahan saat ia absen.
Meski demikian, musim lalu Van de Ven tetap tampil impresif dengan mencatatkan 45 penampilan di semua kompetisi, mencetak tujuh gol dan dua assist. Produktivitas yang luar biasa untuk seorang bek tengah, meskipun Tottenham kembali harus berjuang di papan bawah klasemen. Ia juga sempat memakai ban kapten saat Romero absen, menunjukkan tanggung jawabnya di tengah musim yang penuh gejolak dengan tiga pergantian pelatih.
Kedatangan De Zerbi pada Maret lalu membawa arah permainan yang jelas. Pelatih asal Italia itu menginginkan bek yang berani menerima bola di bawah tekanan, maju membawa bola, dan mampu bertahan di ruang luas di belakang lini pertahanan yang agresif. Van de Ven secara alami cocok dengan tuntutan tersebut, dan De Zerbi sendiri telah menyatakan kekagumannya dengan menyebutnya sebagai bek kiri terbaik di Premier League.
Kontrak Van de Ven sebenarnya masih berlaku hingga 2029, namun Tottenham berencana memulai pembicaraan perpanjangan sejak Januari. Ketika kesepakatan tak kunjung tercapai, muncul kabar ketertarikan dari Liverpool dan Barcelona, memicu kekhawatiran bahwa musim sulit lainnya bisa menggoda pemain berusia 25 tahun itu untuk hengkang. Namun, menurut jurnalis Voetbal International, Joost Blaauwhof, Van de Ven kini siap menandatangani apa yang disebutnya sebagai "kontrak mega" dengan Spurs.
Laporan tersebut menegaskan bahwa keputusan Van de Ven bukan semata soal uang, melainkan juga pilihan terhadap De Zerbi dan proyek yang sedang dibangunnya di London utara. Meski demikian, belum ada rincian mengenai gaji atau durasi kontrak yang diusulkan, sehingga publik diminta menunggu pengumuman resmi dari klub.
Kepergian Romero akan meninggalkan kekosongan di lini kepemimpinan. Meski ada nama-nama seperti Andy Robertson yang baru datang, James Maddison, dan Dejan Kulusevski yang pernah memikul tanggung jawab, Van de Ven dinilai sebagai pilihan terbaik untuk menjadi kapten. Usianya yang masih muda, pengalamannya memimpin di saat-saat sulit, dan kedekatannya dengan filosofi De Zerbi menjadikannya figur yang ideal.
Kontrak baru ini juga menjadi sinyal kuat bagi skuat anyar De Zerbi bahwa Tottenham berkomitmen membangun tim di sekitar pemain-pemain kunci. Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini menegaskan bahwa klub-klub Premier League semakin serius dalam mempertahankan aset muda mereka di tengah persaingan global yang ketat. Pertanyaannya, akankah Van de Ven benar-benar menjadi kapten yang membawa Tottenham kembali ke papan atas?



