Real Madrid Lepas Mastantuono, Tiga Klub Serie A Bersaing
Baca dalam 60 detik
- Real Madrid memutuskan untuk meminjamkan Franco Mastantuono pada musim panas ini, dengan tiga klub Italia menjadi destinasi potensial.
- Pemain asal Argentina itu lebih memilih kembali ke River Plate, namun Los Blancos menginginkannya mendapatkan pengalaman di Eropa.
- Milan, Roma, dan Fiorentina disebut sebagai peminat utama, dengan Rossoneri juga memburu gelandang serang lain seperti Soulé dan Nwaneri.

Real Madrid dipastikan tidak akan mempertahankan Franco Mastantuono untuk musim 2026-27. Klub raksasa Spanyol itu lebih memilih meminjamkan gelandang serang asal Argentina tersebut ke klub Eropa, dan Serie A menjadi tujuan favorit sang pemain. Tiga klub Italia—Milan, Roma, dan Fiorentina—dilaporkan tertarik memboyong pemain berusia 18 tahun itu.
Keputusan Real Madrid ini tak lepas dari rencana jangka panjang mereka. Mastantuono dianggap belum cukup matang untuk masuk skuad utama, sehingga Los Blancos ingin memberinya menit bermain reguler di kompetisi Eropa. Menurut jurnalis Matteo Moretto, pemain yang masih terikat kontrak dengan River Plate itu tidak masuk dalam rencana Real Madrid untuk dua musim ke depan.
Namun, ambisi Mastantuono justru berbeda. Ia dikabarkan lebih ingin pulang ke River Plate, klub yang membesarkan namanya di Argentina. Pihak River Plate bahkan telah menghubungi Real Madrid untuk membahas kemungkinan kepulangan sang pemain. Akan tetapi, raksasa La Liga itu bersikukuh agar Mastantuono tetap berkarir di Eropa, dan memblokir opsi kembali ke Amerika Selatan.
Jika benar tidak diizinkan kembali ke Argentina, Serie A menjadi destinasi paling realistis. Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Milan, Roma, dan Fiorentina merupakan klub yang paling serius. Mastantuono sendiri dikabarkan tidak keberatan hijrah ke Italia, yang dinilai sebagai liga yang cocok untuk perkembangan pemain muda Amerika Selatan.
Milan, yang tengah berburu gelandang serang baru, juga dikaitkan dengan pemain lain. Rossoneri disebut telah ditawari sesama pemain Argentina, Matias Soulé, dan juga melakukan pendekatan kepada Ethan Nwaneri milik Arsenal. Kehadiran Mastantuono sebagai opsi tambahan menunjukkan betapa agresifnya Milan di bursa transfer musim panas ini. Sementara Roma dan Fiorentina juga membutuhkan amunisi baru di lini tengah setelah performa kurang konsisten musim lalu.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, pergerakan ini menarik untuk diikuti. Meski tidak melibatkan pemain Asia, tren pemain muda Amerika Selatan yang merambah Serie A bisa menjadi tolok ukur bagaimana liga Italia tetap kompetitif dalam merebut bakat global. Apalagi, beberapa pemain Argentina seperti Paulo Dybala dan Lautaro Martinez sudah membuktikan diri di Italia. Mastantuono, jika akhirnya bergabung, berpotensi mengikuti jejak mereka.
Pertanyaan besarnya: akankah Mastantuono benar-benar hengkang ke Italia? Atau bisakah Real Madrid mempertahankannya untuk rencana masa depan? Dengan persaingan tiga klub Serie A, keputusan akhir tampaknya akan ditentukan oleh keinginan pemain dan negosiasi antara klub-klub tersebut. Satu hal yang pasti, bursa transfer musim panas ini akan semakin menarik disimak.



