Bloober Team Rilis Star Trek: Shadow Frontier, Game Petualangan Naratif untuk PS5, Xbox, dan PC
Baca dalam 60 detik
- Pengembang Bloober Team mengumumkan proyek ketiga mereka minggu ini, yakni game aksi-petualangan naratif bertema Star Trek.
- Game ini dibintangi Michelle Forbes sebagai mantan Letnan Ro Laren, dengan fokus pada eksplorasi, teka-teki, dan pertarungan sinematik.
- Star Trek: Shadow Frontier akan hadir di PS5, Xbox Series X|S, dan PC, menawarkan pengalaman dewasa dalam semesta fiksi ilmiah ikonik.

Bloober Team, pengembang game horor asal Polandia yang dikenal lewat seri Layers of Fear dan The Medium, kembali mengejutkan industri dengan proyek ketiga mereka dalam sepekan. Setelah mengumumkan Cronos: Lazarus dan SAW: Genesis, kini giliran Star Trek: Shadow Frontier yang diperkenalkan. Game aksi-petualangan naratif ini akan dirilis untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC, menjanjikan pengalaman mendalam di alam semesta Star Trek.
Dalam game ini, pemain akan mengendalikan mantan Letnan Ro Laren, karakter yang diperankan oleh Michelle Forbesโaktor yang juga dikenal lewat perannya di serial Star Trek: The Next Generation. Cerita berpusat pada upaya Ro Laren menyelamatkan seorang teman lama, membawa pemain ke dalam misi penuh intrik dan bahaya. Bloober Team menyebut game ini sebagai pengalaman dewasa (mature) yang menggabungkan eksplorasi, teka-teki, pertarungan, dan pendekatan sinematik yang kuat.
Keputusan Bloober Team untuk menggarap properti ikonik seperti Star Trek menandai langkah berani setelah sukses dengan judul horor psikologis. Sebelumnya, studio ini juga mengumumkan Cronos: Lazarus, yang terinspirasi dari film horor Polandia, serta SAW: Genesis, adaptasi dari waralaba film horor SAW. Dengan tiga proyek sekaligus, Bloober Team menunjukkan ambisi untuk memperluas portofolio mereka melampaui genre horor.
Bagi penggemar Star Trek di Indonesia, kehadiran game ini menjadi angin segar di tengah minimnya adaptasi video game berkualitas dari waralaba tersebut. Sejak Star Trek Online dan beberapa judul lawas, belum banyak game Star Trek yang berhasil menangkap esensi eksplorasi dan diplomasi khas serial ini. Bloober Team, dengan pengalaman mereka dalam bercerita dan atmosfer, diharapkan mampu menghadirkan narasi yang matang dan imersif.
Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana Bloober Team menyeimbangkan elemen aksi dengan nuansa Star Trek yang lebih mengedepankan pemecahan masalah dan dialog. Trailer pertama yang dirilis belum memperlihatkan detail gameplay, tetapi pendekatan sinematik yang dijanjikan bisa menjadi nilai jual utama. Penggunaan aktor asli seperti Michelle Forbes juga menambah legitimasi dan koneksi dengan penggemar setia.
Dengan jadwal rilis yang belum diumumkan, para pemain harus bersabar. Yang jelas, Bloober Team sedang dalam masa produktif, dan Star Trek: Shadow Frontier bisa menjadi salah satu game yang paling dinanti tahun depan. Akankah studio asal Polandia ini berhasil menghidupkan kembali semesta Star Trek di layar kaca? Atau justru akan menjadi proyek ambisius yang kehilangan arah? Waktu yang akan menjawab.



