Zendaya Bungkam Soal Status Pernikahan dengan Tom Holland, Pilih Fokus pada Karier
Baca dalam 60 detik
- Aktris Zendaya menolak mengonfirmasi kabar pernikahannya dengan Tom Holland yang sempat dilontarkan oleh sang stylist.
- Ia justru menyoroti kebahagiaan bisa bekerja bersama kekasihnya di proyek film mendatang, termasuk The Odyssey dan Spider-Man.
- Di tengah jadwal padat, Zendaya juga menyuarakan pentingnya empati di tengah konflik global yang memicu dehumanisasi.

Zendaya, bintang film Euphoria dan Spider-Man, kembali menjadi sorotan setelah menolak memberikan pernyataan jelas mengenai status pernikahannya dengan Tom Holland. Dalam wawancara terbaru dengan majalah ELLE UK, aktris berusia 29 tahun itu memilih untuk tidak menanggapi spekulasi yang beredar, termasuk klaim dari sahabat sekaligus stylist-nya, Law Roach, yang sebelumnya menyebut keduanya telah menikah.
Ketika ditanya langsung apakah ia dan Tom Holland sudah resmi menjadi suami istri, Zendaya hanya menjawab singkat, "Tidak, aku tidak akan melakukan itu. Mereka selalu mencari sesuatu." Pernyataan ini mempertegas sikapnya yang konsisten menjaga privasi hubungan asmara dengan lawan mainnya di Spider-Man tersebut. Meski begitu, ia tidak menutupi rasa bahagianya bisa kembali berkolaborasi dengan sang kekasih di dua proyek besar: film The Odyssey arahan Christopher Nolan dan Spider-Man: Brand New Day.
Di luar urusan asmara, Zendaya juga membuka tantangan yang dihadapinya sebagai aktris multitalenta. Ia mengaku sempat lupa dialog saat syuting The Odyssey karena kelelahan akibat harus menyelesaikan syuting Euphoria musim ketiga sambil mempersiapkan peran di Dune. "Aku sangat lelah, tapi juga harus menghafal dialog Chakobsa untuk Dune. Lalu aku mulai menulis ulang baris-baris untuk perjalanan kilat ke Islandia [untuk The Odyssey]. Hal paling memalukan adalah ketika aku sampai salah mengucapkan dialog—dan itu benar-benar terjadi sekali," kenangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zendaya juga menyoroti isu kemanusiaan yang lebih luas. Mengingat perannya sebagai dewi perang Athena di The Odyssey, ia menyerukan pentingnya empati di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat di Timur Tengah. "Ada beban dan tanggung jawab yang nyata. Seberapa sering kita cenderung merendahkan orang lain—itu mematahkan hatiku, sesuatu yang tidak bisa aku terima. Karena aku merasa kita sering tidak melihat orang lain sebagai manusia yang layak mendapatkan rasa aman, kebahagiaan, dan hal yang sama seperti yang kita inginkan," tegasnya.
Wawancara lengkap Zendaya dapat disimak di edisi Juli/Agustus ELLE UK yang mulai beredar pada 18 Juni mendatang. Dengan segudang proyek yang menanti, termasuk The Drama dan musim baru Euphoria, publik tentu menantikan bagaimana Zendaya terus menyeimbangkan kehidupan pribadi dan kariernya yang gemilang.



