Bungie Tutup Babak Destiny 2, Fokus pada Marathon dan Proyek Baru
Baca dalam 60 detik
- Bungie menghentikan pengembangan konten baru untuk Destiny 2 pada Juni 2026, menandai akhir era sembilan tahun.
- Keputusan ini diambil untuk mengalihkan sumber daya ke Marathon dan game lain yang belum diumumkan.
- Destiny 2 tetap bisa dimainkan tanpa pembaruan, mirip dengan status Destiny orisinal saat ini.

Bungie, pengembang di balik waralaba Destiny, secara resmi mengumumkan penghentian pengembangan konten baru untuk Destiny 2. Patch terakhir akan dirilis pada 9 Juni 2026, menandai berakhirnya dukungan aktif untuk game yang telah menemani para pemain sejak September 2017. Meski demikian, server tetap berjalan sehingga game masih dapat dimainkan.
Keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Bungie untuk beralih dari ketergantungan pada satu waralaba. Sejak perilisan Destiny pertama pada 2014, studio asal Amerika Serikat ini hampir sepenuhnya fokus pada seri tersebut. Kini, mereka bersiap merambah proyek baru, termasuk Marathon—sebuah game tembak-menembak ekstraksi—dan sejumlah judul lain yang masih dalam tahap pengembangan awal.
Dalam pernyataan resmi, Bungie menyampaikan rasa terima kasih kepada komunitas yang telah mendukung perjalanan hampir 12 tahun menjelajahi alam semesta Destiny. Mereka menegaskan bahwa kecintaan terhadap Destiny 2 tidak pudar, namun setelah ekspansi The Final Shape, dirasa sudah waktunya untuk membiarkan Destiny hidup di luar Destiny 2. Pembaruan terakhir akan dirancang agar game tetap ramah bagi pemain yang ingin kembali, dengan berbagai penyesuaian untuk mempertahankan aksesibilitas.
Langkah ini sejalan dengan tren industri game yang semakin kompetitif, di mana studio besar mulai meninggalkan game lama demi memfokuskan sumber daya pada properti intelektual baru. Bungie, yang sempat diakuisisi oleh Sony Interactive Entertainment pada 2022, kini berada di bawah tekanan untuk menghasilkan pendapatan dari judul-judul baru. Marathon diharapkan menjadi andalan berikutnya, meskipun detail lebih lanjut masih dirahasiakan.
Keputusan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan konten Destiny 2 yang sudah ada. Bungie berjanji akan menjaga server tetap aktif, mirip dengan perlakuan terhadap Destiny orisinal yang masih bisa dimainkan meski tanpa pembaruan. Namun, para pemain mungkin harus bersiap menghadapi berkurangnya event musiman dan aktivitas live-service lainnya.
Dengan berakhirnya pengembangan Destiny 2, Bungie menutup satu babak penting dalam sejarah game modern. Fokus kini beralih ke Marathon dan proyek-proyek mendatang yang diharapkan dapat membawa inovasi baru. Para penggemar setia Destiny pun hanya bisa menanti apakah Bungie mampu menghadirkan pengalaman yang tak kalah epik di masa depan.



