Gebrakan EBT PLN: Proyek Giga One 1,22 GW Diluncurkan, Akselerasi Target 100 GW Presiden Prabowo
Baca dalam 60 detik
- Inovasi Pengadaan: PLN resmi merilis tender "GIGA ONE" untuk proyek PLTS Mentari Nusantara I berkapasitas 1,225 GW guna mengoptimalkan skala ekonomi melalui strategi bundling proyek strategis.
- Distribusi Nasional: Pembangkit surya skala besar ini akan tersebar di enam wilayah utama Indonesia, dengan fokus kapasitas terbesar di Pulau Jawa (600 MW) dan Kalimantan (340 MW).
- Visi Berdaulat: Program ini dirancang sebagai flagship untuk memperkuat manufaktur lokal (TKDN) dan menjadi cetak biru (blueprint) transisi energi menuju target ambisius 100 GW pemerintah.

PT PLN (Persero) resmi memulai proses tender proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I berkapasitas 1,225 Gigawatt (GW) melalui skema revolusioner "GIGA ONE" pada 30 April 2026.
Peluncuran proyek ini menandai transformasi fundamental dalam model bisnis ketenagalistrikan nasional. Skema GIGA ONE mengonsolidasikan sejumlah proyek hijau ke dalam satu paket terintegrasi untuk meningkatkan daya tarik investasi (bankability) serta memberikan kepastian operasional yang lebih terukur bagi investor global dan domestik. Langkah taktis ini diambil untuk merespons dinamika transisi energi global yang menuntut efisiensi biaya konstruksi tanpa mengorbankan kualitas infrastruktur.
Distribusi Kapasitas PLTS Mentari Nusantara I:
- Jawa: 600 MW (Pusat Beban Terbesar)
- Kalimantan: 340 MW
- Maluku & Papua: 120 MW
- Nusa Tenggara Barat: 80 MW
- Sulawesi: 50 MW
- Sumatra: 35 MW
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memproyeksikan bahwa strategi bundling ini tidak hanya akan mengamankan pasokan energi bersih, tetapi juga memicu pertumbuhan green jobs dan memperkuat kemandirian energi nasional. Proyek ini diposisikan sebagai motor penggerak awal dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun total 100 GW energi terbarukan di Indonesia. Integrasi hulu ke hilir diharapkan dapat menekan ketergantungan pada impor komponen melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Analisis industri menilai model GIGA ONE akan menjadi standar baru yang nantinya direplikasi pada pengembangan energi hidro, bayu (angin), hingga Battery Energy Storage System (BESS). Dengan target Commercial Operation Date (COD) pada tahun 2029, PLN berupaya memastikan sinkronisasi antara pertumbuhan permintaan industri dan ketersediaan energi ramah lingkungan.
Komparasi Model Pengadaan: Konvensional vs GIGA ONE
| Parameter | Model Konvensional | Skema GIGA ONE |
|---|---|---|
| Skala Proyek | Terpisah/Parsial | Bundling/Konsolidasi Giga |
| Daya Tarik Investor | Moderat | High Bankability |
| Fokus Industri | Penyediaan Listrik | Ekosistem Hulu-Hilir & TKDN |
Menatap masa depan, kesuksesan PLTS Mentari Nusantara I akan menjadi tolok ukur kesiapan Indonesia dalam menavigasi krisis iklim melalui kedaulatan energi. Percepatan konstruksi yang dijadwalkan pasca-tender ini diharapkan mampu memberikan multiplier effect yang nyata bagi ekonomi kerakyatan, sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara.



