Strategi HSE Tracon Industri: Cetak 23 Juta Jam Kerja Aman Demi Reputasi Bisnis Global
Baca dalam 60 detik
- Safety Milestone: PT Tracon Industri berhasil membukukan lebih dari 23 juta jam kerja tanpa kecelakaan (Zero LTI) sejak 2010 hingga Maret 2026.
- Integrasi Budaya: Penerapan standar Health, Safety, and Environment (HSE) diposisikan sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar pemenuhan regulasi administratif.
- Operasional Berisiko: Konsistensi keselamatan tetap terjaga di tengah pengelolaan 30 proyek aktif dengan spektrum risiko menengah hingga tinggi di seluruh Indonesia.

PT Tracon Industri, anak perusahaan Grup Pupuk Indonesia yang bergerak di bidang solusi operasi dan pemeliharaan (O&M), secara resmi memposisikan standar keselamatan kerja sebagai pilar fundamental dalam memacu kinerja bisnis yang berkelanjutan. Di tengah dinamika industri manufaktur dan energi yang berisiko tinggi, perusahaan berhasil mengintegrasikan protokol HSE (Health, Safety, and Environment) ke dalam DNA operasional guna menjamin produktivitas tanpa kompromi pada aspek kemanusiaan.
Keunggulan operasional kini tidak lagi dipandang secara tunggal melalui profitabilitas, melainkan melalui kemampuan perusahaan dalam memitigasi risiko di lapangan. Tracon Industri menyoroti bahwa penguatan budaya keselamatan kerja merupakan instrumen vital dalam menjaga reputasi serta kepercayaan klien global. Berdasarkan audit internal per 31 Maret 2026, perusahaan mencatatkan rekam jejak impresif berupa *Zero Lost Time Injury* (LTI) dan *Zero Environment Case*, yang menandakan tidak adanya insiden pencemaran lingkungan maupun kecelakaan yang menghambat durasi kerja.
- Jam Kerja Aman: Akumulasi 23.045.511 jam kerja selamat sejak tahun 2010.
- Skala Tenaga Kerja: Melibatkan lebih dari 109.580 personil di berbagai sektor industri.
- Portofolio Proyek: Mengelola 30 proyek aktif dengan klasifikasi risiko beragam.
- Kepatuhan Standar: Sertifikasi ISO 45001:2018 (K3) dan ISO 14001:2015 (Lingkungan).
Direktur Utama PT Tracon Industri, Muhammad Badri Halim, menilai bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kedisiplinan kolektif. Perusahaan secara masif menjalankan program peningkatan kompetensi, mulai dari *Emergency Response Team* hingga sertifikasi K3 standar internasional. Transformasi digital dalam pengawasan keselamatan, seperti penggunaan *Job Safety Analysis* (JSA) yang ketat, menjadi kunci utama dalam meminimalisir *human error* di area kerja berbahaya.
Guna menjaga momentum tersebut, manajemen menerapkan sistem insentif melalui *HSE Reward* untuk mengapresiasi proaktivitas karyawan. Langkah ini dinilai efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang tanggap terhadap potensi bahaya sebelum menjadi insiden nyata. Tren industri saat ini memang menunjukkan bahwa perusahaan dengan standar keselamatan tinggi memiliki daya saing lebih kuat dalam memenangkan kontrak-kontrak strategis di level internasional.
| Indikator HSE | Status / Capaian | Standar Kepatuhan |
|---|---|---|
| Lost Time Injury (LTI) | Zero (Nol Insiden) | SMK3 PP 50/2012 |
| Environmental Case | Zero (Nol Pencemaran) | ISO 14001:2015 |
| Jam Kerja Aman (Cumulative) | 23.045.511 Jam | Standard Industry Global |
Menatap masa depan, Tracon Industri memproyeksikan penguatan sistem HSE berbasis teknologi mitigasi dini. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan seiring dengan perluasan jangkauan layanan solusi industri. Langkah antisipatif ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memberikan nilai tambah bagi ekosistem industri nasional yang lebih aman dan profesional.



