Inovasi Fintech: Honest Kawinkan QRIS dan Kartu Kredit Guna Perkuat Akses Finansial UMKM
Baca dalam 60 detik
- Hybrid Payment: Honest meluncurkan fitur QRIS Merchant Presented Mode (MPM) yang memungkinkan pengguna bertransaksi di jutaan merchant menggunakan limit kartu kredit sebagai sumber dana utama.
- Inklusi Ekonomi: Langkah ini membuka peluang bagi 43 juta lebih merchant UMKM untuk menerima pembayaran berbasis kredit tanpa perlu menyediakan infrastruktur EDC yang mahal.
- Credit Profiling: Integrasi ini dirancang untuk membantu konsumen membangun riwayat kredit (credit score) melalui aktivitas belanja harian yang tercatat secara sistematis.

PT Honest Financial Technologies secara resmi memperkenalkan fitur pembayaran QRIS MPM sebagai solusi inovatif yang mengintegrasikan fleksibilitas kartu kredit ke dalam ekosistem QRIS guna mendukung efisiensi transaksi ritel di Indonesia.
Fenomena pergeseran perilaku konsumen menuju digitalisasi pembayaran telah menempatkan QRIS sebagai instrumen vital dalam ekonomi kerakyatan. Namun, selama ini sumber dana QRIS mayoritas masih terbatas pada saldo tabungan atau dompet digital (*e-wallet*). Honest mencoba melakukan *update* pada ekosistem ini dengan mengizinkan limit kartu kredit digunakan untuk memindai kode QR di berbagai merchant, mulai dari gerai kopi hingga warung kelontong. Strategi ini dinilai efektif untuk memperluas utilitas kartu kredit yang selama ini identik dengan transaksi bernilai besar (high-ticket items) menjadi alat bayar kebutuhan harian yang lebih inklusif.
- Jangkauan Jaringan: Terintegrasi dengan lebih dari 43,06 juta merchant QRIS di seluruh wilayah Indonesia.
- Efisiensi Operasional: UMKM tidak memerlukan mesin EDC tambahan untuk menerima pembayaran berbasis kartu kredit.
- Manajemen Pengeluaran: Seluruh transaksi harian terkonsolidasi dalam satu tagihan bulanan yang transparan.
Inovasi ini juga membawa misi besar dalam memperkuat profil finansial pengguna. Selama ini, banyak masyarakat kesulitan mendapatkan akses kredit formal karena ketiadaan rekam jejak transaksi. Dengan menggunakan fitur ini, aktivitas rutin seperti membayar transportasi atau belanja bahan pokok secara otomatis tercatat sebagai aktivitas kredit yang positif. Hal ini memproyeksikan transformasi kartu kredit dari sekadar alat utang menjadi instrumen pembangun riwayat keuangan yang kredibel di mata lembaga pembiayaan.
Dari sisi pelaku usaha, adopsi teknologi ini memberikan *competitive advantage* yang signifikan bagi sektor UMKM. Tanpa adanya hambatan investasi pada perangkat keras (hardware), pedagang kecil kini dapat melayani segmen nasabah yang lebih mapan secara finansial. Sinergi ini diperkirakan akan memicu kenaikan volume transaksi di sektor mikro, mengingat fleksibilitas pembayaran sering kali menjadi faktor penentu dalam keputusan belanja konsumen.
| Fitur Utama | QRIS Konvensional | Honest QRIS MPM |
|---|---|---|
| Sumber Dana | Saldo Tabungan / E-Wallet | Limit Kartu Kredit |
| Target Merchant | Semua Merchant QRIS | Semua Merchant QRIS (43Jt+) |
| Pencatatan Kredit | Tidak Berpengaruh | Membangun Riwayat Kredit |
| Kontrol Biaya | Debet Langsung | Tagihan Terpusat Bulanan |
Melihat ke depan, integrasi antara kartu kredit dan QRIS akan menjadi standar baru dalam industri pembayaran digital. Tren ini diperkirakan akan mendorong lebih banyak pemain *fintech* untuk melakukan kolaborasi serupa, mengingat besarnya potensi pasar UMKM yang belum tergarap secara maksimal. Pemanfaatan data transaksi harian sebagai basis penilaian kredit (credit scoring) diproyeksikan bakal menjadi kunci utama dalam mempercepat inklusi keuangan nasional di masa mendatang.



