Lawrence Okolie Buka Suara Usai Gagal Tes Doping Jelang Laga Heavyweight di Paris
Baca dalam 60 detik
- Lawrence Okolie membantah sengaja menggunakan doping dan menyalahkan prosedur pengobatan cedera siku atas hasil tes VADA yang menunjukkan "temuan merugikan".
- Pertarungan kelas berat antara Okolie melawan peraih medali emas Olimpiade Tony Yoka di Paris resmi terancam batal menyusul laporan tersebut.
- Okolie menyatakan siap bekerja sama dalam penyelidikan untuk membersihkan namanya dan berharap bisa segera kembali naik ring di divisi kelas berat.

Mantan juara dunia kelas penjelajah (cruiserweight), Lawrence Okolie, akhirnya memberikan penjelasan setelah dinyatakan gagal dalam tes doping mendadak. Temuan ini memaksa pembatalan pertarungan kelas beratnya yang sangat dinantikan melawan Tony Yoka di Paris pada Sabtu malam mendatang.
Fakta Kunci Terkait Gagal Tes Lawrence Okolie:
- Pernyataan Promotor: Queensberry Promotions mengonfirmasi bahwa VADA (Asosiasi Anti-Doping Sukarela) menemukan hasil yang merugikan (adverse finding) dalam tes rutin.
- Alasan Okolie: Sang petinju menduga temuan tersebut berkaitan dengan pengobatan cedera siku yang ia alami selama pemusatan latihan (training camp).
- Status Penyelidikan: Okolie menyatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dan yakin namanya akan segera dibersihkan.
Melalui media sosialnya, Okolie mencoba meredam spekulasi negatif mengenai integritasnya sebagai atlet. Ia menjelaskan bahwa cedera siku yang dialaminya baru-baru ini menyusul cedera bisep tahun lalu mengharuskannya menjalani perawatan medis tertentu yang ia yakini menjadi penyebab munculnya hasil tes tersebut.
"Saya menjalani perawatan untuk itu (cedera siku) dan sekarang kami di sini. Saya sangat berharap akal sehat menang. Saya tentu saja akan bekerja sama sepenuhnya... dan saya yakin penyelidikan apa pun akan membersihkan nama saya," tulis Lawrence Okolie.
Profil dan Perjalanan Karier Okolie
Laga melawan Tony Yoka seharusnya menjadi pembuktian bagi Okolie di divisi berat (heavyweight) setelah sukses merajai kelas yang lebih rendah. Berikut adalah rangkuman perjalanan karier dan catatan terakhir Okolie:
| Aspek Karier | Keterangan |
|---|---|
| Latar Belakang Olimpiade | Berkompetisi di Olimpiade Rio 2016 di saat yang sama dengan Tony Yoka (peraih medali emas kelas berat super). |
| Pencapaian Gelar | Mantan juara dunia kelas penjelajah dan pemegang sabuk bridgerweight WBC sebelum naik ke kelas berat. |
| Performa Terakhir | Mencatatkan kemenangan KO dalam tiga pertandingan terakhirnya secara berturut-turut. |
| Motivasi Duel Paris | Okolie menganggap laga melawan Yoka sebagai "pertarungan medali emas Olimpiade"-nya sendiri karena ia gagal meraih medali di Rio. |
Hingga saat ini, pihak promotor dan otoritas tinju di Paris masih meninjau langkah selanjutnya terkait keberlangsungan acara tersebut. Okolie menegaskan bahwa ia merasa berada dalam kondisi fisik terbaiknya di kelas berat sebelum insiden medis ini menghentikan langkahnya sementara.



