ELPI Perkuat Dominasi Maritim: Akuisisi Kapal DP3 MPSV Senilai US$ 50 Juta untuk Ekspansi Offshore
Baca dalam 60 detik
- Investasi Strategis: PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) melalui anak usahanya, ETC, resmi mengakuisisi kapal multifungsi kelas berat senilai US$ 50 juta untuk memperkuat portofolio layanan energi.
- First in Indonesia: Kapal Bourbon Evolution 805 akan menjadi kapal berteknologi DP3 MPSV pertama berbendera Indonesia, memberikan keunggulan kompetitif mutlak dalam tender proyek spesifikasi tinggi.
- Alokasi Capex: Langkah ini merupakan bagian dari realisasi belanja modal Rp 1 triliun perusahaan guna mendukung peningkatan aktivitas eksplorasi dan produksi migas domestik maupun regional.

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) secara resmi mengamankan akuisisi kapal kelas kakap Bourbon Evolution 805 pada kuartal I-2026, menandai tonggak sejarah baru sebagai operator kapal DP3 MPSV pertama di Indonesia.
Melalui entitas anak, PT ELPI Trans Cargo (ETC), emiten pelayaran ini memenangkan lelang aset strategis dengan nilai investasi mencapai US$ 50 juta, atau setara dengan Rp 800 miliar lebih (termasuk biaya mobilisasi). Langkah agresif ini selaras dengan tren peningkatan aktivitas hulu migas di Indonesia yang membutuhkan armada pendukung dengan integrasi teknologi tinggi. Kapal ini diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru dalam diversifikasi bisnis ELPI ke segmen offshore yang memiliki margin profitabilitas lebih tebal dibandingkan segmen konvensional.
- Teknologi DP3: Sistem Dynamic Positioning tingkat tinggi untuk stabilitas posisi kapal di perairan ekstrem.
- Multifungsi: Mendukung operasional diving support, supply vessel, fire fighting, hingga oil recovery.
- Status Regulasi: Saat ini sedang dalam proses reflagging (pergantian bendera) dari Prancis ke Indonesia untuk memenuhi azas cabotage.
Strategi akuisisi ini dinilai sangat tepat sasaran mengingat keterbatasan jumlah armada spesifikasi tinggi di pasar domestik. Dengan status sebagai kapal berbendera Indonesia, ELPI memiliki posisi tawar yang jauh lebih kuat dalam memenuhi syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada proyek-proyek Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Manajemen memproyeksikan bahwa kehadiran armada ini akan meminimalisir kompetisi karena entry barrier teknologi DP3 MPSV yang sangat tinggi, sehingga potensi memenangkan tender bernilai jumbo semakin terbuka lebar.
Saat ini, kapal masih berada di Abidjan, Pantai Gading, dan sedang dalam proses mobilisasi menuju perairan Indonesia. Setibanya di tanah air, kapal ini akan langsung diintegrasikan ke dalam jaringan operasional ELPI yang sebelumnya telah diperkuat oleh dua unit fast crewboat baru. Dengan realisasi belanja modal (capex) yang masif ini, perusahaan optimis dapat mengoptimalkan utilisasi armada dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan konsolidasi mulai paruh kedua tahun 2026.
| Detail Investasi | Nilai / Spesifikasi | Status Operasional |
|---|---|---|
| Total Capex ELPI 2026 | Rp 1 Triliun | On Progress |
| Nilai Akuisisi Kapal | US$ 50 Juta | Reflagging Process |
| Tipe Teknologi | DP3 MPSV | Mobilisasi ke Indonesia |
Melihat masifnya aktivitas eksplorasi migas di blok-blok strategis nasional, langkah ELPI diprediksi akan memicu akselerasi kinerja industri maritim pendukung. Keberanian perusahaan dalam mengamankan aset berteknologi tinggi di tengah fluktuasi ekonomi global menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan sektor energi nasional, sekaligus memposisikan ELPI sebagai pemimpin pasar dalam segmen layanan lepas pantai berspesifikasi khusus.



