Eksplosif! Laba Krom Bank Melesat 16%, Strategi Channeling Dorong Aset Tembus Rp12,21 Triliun
Baca dalam 60 detik
- Profitabilitas Solid: PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) sukses membukukan laba bersih Rp143 miliar pada FY2025, tumbuh signifikan berkat efisiensi operasional berbasis digital.
- Dominasi Kredit: Penyaluran pembiayaan meroket 103% (YoY) menyentuh angka Rp8,63 triliun, yang dipacu oleh kolaborasi strategis channeling bersama ekosistem Kredivo dan KrediFazz.
- Likuiditas Melimpah: Kepercayaan publik terhadap produk simpanan digital Krom Bank memicu lonjakan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga 165%, memperkuat struktur permodalan bank di tahun 2026.

PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) mengumumkan pencapaian performa finansial yang impresif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencetak laba bersih senilai Rp143 miliar. Keberhasilan ini menyoroti efektivitas model bisnis bank digital dalam melakukan penetrasi pasar melalui sinergi ekosistem finansial teknologi (fintech), sekaligus mempertegas posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam inklusi keuangan di Indonesia.
Pertumbuhan laba sebesar 16% dibandingkan tahun sebelumnya dipicu oleh strategi ekspansi kredit yang sangat agresif namun tetap terukur. Mengandalkan skema *channeling* bersama mitra strategis seperti PT FinAccel Finance Indonesia (Kredivo) dan PT FinAccel Digital Indonesia (KrediFazz), Krom Bank berhasil menjangkau segmen *underserved* yang selama ini sulit ditembus oleh perbankan konvensional. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan pendapatan bunga bersih (*Net Interest Income*) perusahaan hingga 92% (YoY) menjadi Rp1,85 triliun.
Seiring dengan lonjakan penyaluran kredit, total aset perusahaan juga ikut terdongkrak tajam sebesar 84% hingga mencapai Rp12,21 triliun pada akhir Desember 2025. Pertumbuhan ini didukung oleh penetrasi produk Dana Pihak Ketiga (DPK) yang sangat kompetitif. Melalui inovasi pada fitur Tabungan, Krom Max, dan Krom Flex, bank berhasil menarik minat nasabah ritel yang menginginkan imbal hasil fleksibel namun tetap aman.
- Penyaluran Kredit: Rp8,63 triliun (Tumbuh 103% secara tahunan).
- Dana Pihak Ketiga (DPK): Rp8,39 triliun (Melonjak 165% YoY).
- Standar Keamanan: Sertifikasi ISO/IEC 27001 (Keamanan Informasi) & ISO/IEC 27701 (Privasi Data).
- Mitra Strategis: Kolaborasi intensif dengan ekosistem FinAccel (Kredivo & KrediFazz).
Menyadari risiko keamanan siber yang kian kompleks di industri perbankan digital, Krom Bank telah melakukan investasi masif pada infrastruktur teknologi. Kepemilikan sertifikasi internasional ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27701 menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga integritas data nasabah. Langkah ini sangat krusial dalam membangun *trust* jangka panjang, mengingat kompetisi di industri bank digital kini tidak lagi hanya soal suku bunga tinggi, melainkan juga soal keandalan sistem keamanan.
| Indikator Keuangan | Realisasi 2024 | Realisasi 2025 | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp124 Miliar | Rp143 Miliar | 16% |
| Penyaluran Kredit | Rp4,25 Triliun* | Rp8,63 Triliun | 103% |
| Dana Pihak Ketiga (DPK) | Rp3,16 Triliun* | Rp8,39 Triliun | 165% |
| Total Aset | Rp6,63 Triliun* | Rp12,21 Triliun | 84% |
Memasuki kuartal II-2026, Krom Bank diproyeksikan akan terus melakukan *update* pada fitur-fitur perbankannya untuk meningkatkan *user experience*. Fokus perusahaan ke depan adalah memperdalam penetrasi pada ekosistem digital yang lebih luas guna memastikan pertumbuhan laba yang berkelanjutan serta memperkuat fungsi intermediasi bank sebagai pilar pendukung ekonomi digital nasional.



