Ben Kasyafani Buka Suara Terkait Keputusan Sienna Lepas Hijab: Ungkap Sempat Khawatir Sejak Awal
Baca dalam 60 detik
- Sienna, putri Ben Kasyafani dan Marshanda (13 tahun), memutuskan untuk melepas hijabnya setelah berdiskusi dengan kedua orang tuanya.
- Ben mengungkapkan bahwa keputusan awal berhijab datang dari diri Sienna sendiri, yang saat itu justru sempat membuatnya cemas memikirkan respons publik jika anaknya berbuat salah.
- Saat ini, Ben memilih pendekatan yang lebih terbuka (legowo) dengan terus berdiskusi dan menanamkan nilai-nilai agama alih-alih menghakimi fase pergolakan batin putrinya.

Sienna Ameerah Kasyafani, putri semata wayang Ben Kasyafani dan Marshanda yang kini berusia 13 tahun, menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk melepas hijabnya. Ben Kasyafani pun angkat bicara dan membagikan perasaannya terkait fase pencarian jati diri sang anak.
Fakta di Balik Penampilan Sienna:
- Inisiatif Sendiri: Keputusan awal Sienna mengenakan hijab murni berasal dari keinginannya sendiri, tepatnya sekitar dua minggu sebelum ia mengalami menstruasi pertama.
- Perasaan Ayah: Ben mengaku sempat "deg-degan" saat Sienna awal berhijab karena khawatir anaknya akan menjadi sasaran komentar negatif publik jika kelak berbuat salah di usianya yang masih sangat muda.
- Proses Diskusi: Keputusan untuk melepas hijab baru-baru ini telah melalui proses diskusi panjang antara Sienna, Ben Kasyafani, dan Marshanda.
Menurut Ben, masa remaja adalah fase yang wajar di mana seorang anak perempuan mengalami pergolakan batin. Ia menyadari bahwa langsung melarang atau memaksakan kehendak bukanlah solusi yang tepat, melainkan pendekatan yang lebih komunikatif.
"Lebih menerima, memperbolehkan kayaknya nggak tepat juga sih. Berdiskusi terus, mendengarkan, bercerita, tapi sambil menyampaikan juga value-value yang orang tua punya," tegas Ben Kasyafani.
Pendekatan Parenting Ben Kasyafani
| Aspek | Tanggapan / Sikap Orang Tua |
|---|---|
| Menyikapi Keputusan Anak | Berusaha lebih legowo, tidak langsung menghakimi, dan terus memberikan pendampingan psikologis. |
| Refleksi Diri | Menjadikan momen ini sebagai pembelajaran untuk menjadi orang tua yang lebih saleh dan mendalami syariat agama. |
| Ekspektasi Publik | Sempat khawatir sang anak akan menjadi polemik, namun bersyukur karena banyak pihak yang akhirnya memberikan dukungan moral. |
Ben berharap proses ini pada akhirnya akan membawa kebaikan bagi keluarganya. Ia dan Marshanda berkomitmen untuk terus membimbing Sienna mengarungi masa transisi remajanya sesuai dengan harapan dan nilai-nilai agama.



