Kontroversi Fitur AI 'Expert Review' Grammarly dan Transisi Menjadi Superhuman
Baca dalam 60 detik
- Grammarly diam-diam meluncurkan fitur AI bernama "Expert Review" pada Agustus 2025 yang meniru gaya penulisan tokoh terkenal seperti Stephen King dan Carl Sagan.
- Fitur tersebut mencantumkan nama dan ikon centang para ahli tanpa izin afiliasi resmi, hanya berlindung di balik penafian kecil, sebelum akhirnya memicu kontroversi pada Maret 2026.
- Di tengah isu ini, perusahaan Grammarly sendiri telah melakukan rebranding menjadi "Superhuman" pada Oktober 2025 sebagai langkah transisi menjadi perusahaan pusat agen AI.

Aplikasi asisten penulisan populer, Grammarly, yang kini beroperasi di bawah payung perusahaan AI bernama Superhuman, tengah menjadi sorotan akibat rekam jejak peluncuran fitur kontroversial bernama "Expert Review".
Sorotan Fitur "Expert Review" Grammarly:
- Saran Gaya Ahli: Fitur ini menghasilkan saran penulisan yang diklaim "terinspirasi" oleh para profesional, penulis, dan pakar di berbagai bidang.
- Pencatutan Nama Tokoh Publik: Fitur ini menampilkan nama-nama besar seperti Stephen King, Neil deGrasse Tyson, hingga Carl Sagan, lengkap dengan ikon centang ala akun terverifikasi.
- Tanpa Afiliasi Resmi: Grammarly hanya menyertakan penafian (disclaimer) kecil di panel samping yang menyatakan bahwa tokoh-tokoh tersebut tidak memiliki afiliasi atau memberikan dukungan resmi kepada Grammarly.
Sebelum kontroversi ini mencuat, Grammarly telah melakukan perubahan haluan besar pada Oktober 2025 dengan mengubah identitas perusahaan menjadi Superhuman, menyusul akuisisi platform email Superhuman Mail. Meskipun merek Grammarly dipertahankan, fokus utamanya mulai bergeser dari sekadar pemeriksa tata bahasa menjadi pusat agen AI (AI agents).
"Merek Grammarly tidak akan ke mana-mana, namun panel bantu penulisannya akan semakin menjadi pusat bagi agen AI, bukan sekadar saran tata bahasa dan ejaan," ungkap CPO Superhuman, Noam Lovinsky, saat menjelaskan arah baru perusahaan.
Garis Waktu Perubahan Grammarly
| Waktu | Peristiwa Penting |
|---|---|
| Juni 2025 | Grammarly secara resmi mengakuisisi platform email berbasis AI, Superhuman Mail. |
| Agustus 2025 | Peluncuran diam-diam fitur "Expert Review" yang mencatut gaya penulisan dan nama tokoh-tokoh terkenal. |
| Oktober 2025 | Grammarly mengumumkan rebranding menjadi perusahaan AI dengan nama Superhuman. |
| Maret 2026 | Keberadaan fitur kontroversial tersebut mulai terendus publik dan disorot tajam oleh media massa. |
Fitur "Expert Review" ini sempat luput dari pantauan selama beberapa bulan sebelum akhirnya memicu perdebatan panas mengenai etika penggunaan identitas dan nama tokoh publik oleh model kecerdasan buatan tanpa kesepakatan resmi.



