WOM Finance (WOMF) Fix Tebar Dividen Rp 12,28 Per Saham: Simak Jadwal Cum Date dan Proyeksi Yield
Baca dalam 60 detik
- Dividend Payout Ratio: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) WOM Finance menyetujui alokasi 30% dari laba bersih tahun buku 2025 untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada investor.
- Potensi Passive Income: Dengan estimasi harga saham di level Rp 304, pemegang saham berpeluang mengamankan dividen yield sebesar 4,04% dengan nilai total distribusi mencapai Rp 42,76 miliar.
- Timeline Eksekusi: Investor wajib mencermati cum dividen di pasar reguler pada 8 April 2026 agar tetap masuk dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak menerima pembayaran pada Mei mendatang.

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) secara resmi mengumumkan rencana pendistribusian dividen tunai sebesar Rp 12,28 per lembar saham setelah mendapatkan restu dari para pemegang saham dalam RUPST yang digelar pada akhir Maret 2026. Langkah ini mempertegas komitmen emiten pembiayaan tersebut dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan di tengah dinamika industri multifinance nasional.
Keputusan pembagian dividen ini didasari oleh performa keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, di mana perusahaan berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 142,55 miliar. Kebijakan dividen dengan *payout ratio* sebesar 30% ini dinilai sangat proporsional, mengingat perusahaan tetap perlu menjaga struktur permodalan dan saldo laba ditahan sebesar Rp 1,37 triliun guna mendukung ekspansi pembiayaan kendaraan bermotor dan multiguna pada periode fiskal berikutnya.
- Nilai Dividen: Rp 12,28 per lembar saham.
- Cum Dividen (Pasar Reguler): 8 April 2026.
- Ex Dividen (Pasar Reguler): 9 April 2026.
- Tanggal Pembayaran (Payment Date): 4 Mei 2026.
Bagi para pelaku pasar yang mengejar strategi *dividend hunting*, saham WOMF menawarkan daya tarik tersendiri. Berdasarkan harga penutupan pasar pada Kamis (2/4) di level Rp 304, indikasi *yield* yang dihasilkan berada di angka 4,04%. Angka ini tergolong kompetitif di sektor finansial, terutama bagi investor ritel yang mencari stabilitas di tengah fluktuasi indeks. Namun, manajemen mengingatkan bahwa distribusi ini tetap tunduk pada kewajiban pajak sesuai regulasi yang berlaku, yang akan dipotong langsung dari hak pemegang saham.
Analisis teknis menunjukkan bahwa pergerakan harga saham WOMF cenderung stabil menjelang pengumuman ini. Secara industri, kebijakan WOM Finance mencerminkan tren positif di sektor pembiayaan yang mulai kembali royal membagikan laba seiring dengan pemulihan daya beli masyarakat. Investor yang ingin mengamankan hak dividen harus memastikan posisi mereka tetap tercatat dalam sistem KSEI hingga batas waktu *recording date* pada 10 April 2026 pukul 16.00 WIB.
| Parameter Keuangan | Nilai (FY 2025) |
|---|---|
| Laba Bersih Entitas Induk | Rp 142,55 Miliar |
| Total Ekuitas | Rp 1,98 Triliun |
| Saldo Laba Ditahan | Rp 1,37 Triliun |
Melihat ke depan, WOM Finance diproyeksikan akan terus mengoptimalkan digitalisasi layanan untuk menekan biaya operasional (*BOPO*) dan memperluas pangsa pasar. Keberhasilan mempertahankan tren laba positif akan menjadi kunci utama apakah perusahaan mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan nominal dividen pada tahun-tahun mendatang. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan perkembangan suku bunga acuan yang dapat memengaruhi biaya dana (*cost of fund*) di sektor multifinance.



