Krisis di Epic Games: Kreator Fortnite PHK 1.000 Karyawan Akibat Penurunan Drastis Engagement
Baca dalam 60 detik
- Perusahaan pengembang game Epic Games secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih dari seribu orang karyawannya sebagai langkah darurat untuk menyelamatkan pendanaan perusahaan.
- Penurunan tingkat keterlibatan pemain pada permainan populer Fortnite sejak tahun lalu serta tingginya biaya operasional menjadi alasan utama di balik defisit anggaran yang dialami oleh manajemen Epic Games.
- CEO Tim Sweeney menegaskan bahwa langkah efisiensi ini murni karena tantangan bisnis global dan tidak berkaitan dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam proses pengembangan konten maupun teknologi mereka.

Epic Games, perusahaan di balik fenomena global Fortnite, baru saja mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 1.000 karyawannya. Langkah pahit ini diambil menyusul penurunan keterlibatan pemain yang mulai dirasakan sejak tahun 2025.
Melansir laporan Liv McMahon pada Selasa (24/3/2026), CEO Epic Games, Tim Sweeney, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui catatan tertulis kepada stafnya. Sweeney mengungkapkan bahwa pengeluaran perusahaan saat ini jauh melampaui pendapatan, sehingga pemangkasan besar-besaran diperlukan agar perusahaan tetap bisa beroperasi. Fenomena "downturn" pada Fortnite serta meningkatnya biaya operasional menjadi faktor utama di balik keputusan ini.
Selain PHK, Epic juga mengidentifikasi penghematan biaya operasional sebesar 500 juta USD (sekitar Rp7,9 triliun). Sweeney juga menegaskan bahwa pemangkasan ini sama sekali tidak berkaitan dengan adopsi AI generatif yang sedang tren di industri. Meskipun Fortnite telah kembali ke App Store AS pada 2025 setelah perselisihan hukum panjang dengan Apple, tantangan kompetisi dari media lain dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global tetap menekan stabilitas finansial perusahaan.
- Jumlah PHK: Lebih dari 1.000 staf terkena dampak efisiensi.
- Penyebab: Penurunan engagement pemain dan biaya operasional yang membengkak melebihi pendapatan.
- Riwayat: Ini merupakan gelombang PHK kedua setelah sebelumnya memangkas 830 peran pada September 2023.
Keputusan ini mengejutkan banyak pihak mengingat dominasi Epic Games dalam ekosistem pengembangan *game*. Berikut adalah lini masa tantangan yang dihadapi Epic dalam beberapa tahun terakhir:
| Tahun | Peristiwa Penting | Dampak |
|---|---|---|
| 2023 | PHK Gelombang Pertama (830 Staf) | Efisiensi 16% tenaga kerja. |
| 2025 | Kembalinya Fortnite ke iOS & Penurunan Engagement | Ketidakstabilan finansial mulai muncul. |
| 2026 | PHK Gelombang Kedua (1.000+ Staf) | Fokus pada pemulihan stabilitas dana. |



