Rahasia Jantung Sehat: Studi Ungkap Olahraga Jam 7 Pagi Paling Efektif Turunkan Risiko Kardiometabolik
Baca dalam 60 detik
- Sebuah penelitian terbaru yang melibatkan 14.500 partisipan menemukan bahwa melakukan aktivitas fisik antara jam 7 hingga jam 8 pagi secara signifikan lebih efektif dalam menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
- Olahraga pagi hari dikaitkan dengan penurunan risiko obesitas sebesar 35 persen dan risiko penyakit arteri koroner sebesar 31 persen karena selaras dengan ritme sirkadian tubuh dan sensitivitas insulin yang lebih tinggi di awal hari.
- Para ahli menyarankan agar masyarakat mempertimbangkan pengaturan waktu olahraga sebagai dimensi baru dalam resep kesehatan karena konsistensi latihan di pagi hari terbukti memberikan dampak biologis yang lebih kuat bagi metabolisme tubuh.

Bukan hanya soal seberapa keras Anda berlatih, tetapi kapan Anda melakukannya. Sebuah studi terbaru dari Harvard Medical School mengungkapkan bahwa olahraga di pagi hari, khususnya sekitar pukul 07.00, adalah "sweet spot" untuk kesehatan jantung.
Melansir laporan Corrie Pelc pada Selasa (24/3/2026), penelitian yang dipimpin oleh Dr. Prashant Rao ini menganalisis data kesehatan dari hampir 14.500 partisipan. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang berolahraga di pagi hari memiliki risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit arteri koroner yang jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang berolahraga di malam hari. Penemuan ini akan dipresentasikan secara resmi pada Pertemuan Ilmiah Tahunan American College of Cardiology (ACC.26).
Para ahli berpendapat bahwa efektivitas olahraga pagi berkaitan erat dengan ritme sirkadian tubuh. Pada pagi hari, sensitivitas insulin cenderung lebih tinggi dan kadar kortisol meningkat secara alami untuk menyiapkan tubuh beraktivitas. Selain itu, olahraga dalam kondisi perut kosong (setelah puasa semalam) dapat meningkatkan oksidasi lemak, yang dalam jangka panjang membantu memperbaiki profil lipid dan mengurangi lemak viseral yang berbahaya bagi jantung.
- Obesitas: 35% lebih rendah kemungkinannya terkena obesitas dibandingkan olahragawan malam.
- Penyakit Jantung: Penurunan risiko penyakit arteri koroner sebesar 31%.
- Diabetes & Hipertensi: Risiko diabetes tipe 2 turun 30% dan tekanan darah tinggi turun 18%.
Meskipun semua jenis olahraga bermanfaat kapan pun dilakukan, konsistensi di pagi hari seringkali lebih mudah dipertahankan karena minimnya gangguan jadwal kerja atau sosial. Berikut adalah perbandingan risiko kesehatan berdasarkan waktu olahraga:
| Kondisi Kesehatan | Penurunan Risiko (Pagi Hari) |
|---|---|
| Penyakit Arteri Koroner | 31% Lebih Rendah |
| Diabetes Tipe 2 | 30% Lebih Rendah |
| Hiperlipidemia (Kolesterol) | 21% Lebih Rendah |
| Tekanan Darah Tinggi | 18% Lebih Rendah |



