Tanpa Iming-Iming Hadiah, Begini Cara Bijak Baim Wong Ajarkan Anak Berpuasa dari Kesadaran Diri
Baca dalam 60 detik
- Baim Wong mengungkapkan cara mendidik anak-anaknya untuk berpuasa di bulan Ramadan tanpa menggunakan sistem iming-iming berupa hadiah barang maupun uang.
- Aktor yang kini menjalani peran sebagai orang tua tunggal ini lebih mengedepankan pendekatan internal, yakni menumbuhkan kesadaran diri pada anak terkait kewajiban beribadah.
- Strategi utamanya adalah dengan menghidupkan suasana Ramadan di dalam rumah secara konsisten, sehingga anak-anak dapat melihat langsung rutinitas ibadah orang tua dan mencontohnya secara perlahan tanpa merasa terpaksa.

Aktor sekaligus kreator konten Baim Wong rupanya memiliki pendekatan tersendiri dalam mendidik anak-anaknya menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Di tengah maraknya tren memberikan hadiah kepada anak yang berhasil puasa penuh, Baim justru memilih jalan lain dengan menanamkan kesadaran murni sejak dini.
Berdasarkan laporan InsertLive pada Jumat (20/3/2026), Baim Wong menegaskan bahwa ia sama sekali tidak menggunakan "iming-iming" atau imbalan materi untuk memotivasi anak-anaknya menahan lapar dan haus. Sebagai orang tua tunggal (single parent), Baim meyakini bahwa pemahaman akan makna puasa harus dilandasi oleh niat, bukan sekadar demi mendapatkan mainan baru atau uang jajan tambahan.
Menurut Baim, edukasi spiritual terbaik bagi anak di usia dini adalah melalui observasi. Dengan menciptakan lingkungan rumah yang kental akan nuansa Ramadan—seperti bangun sahur bersama, antusiasme saat berbuka, hingga salat Tarawih—anak-anak akan merekam dan meniru kebiasaan positif tersebut secara natural. Cara ini dinilai jauh lebih efektif untuk membangun fondasi nilai agama yang kuat untuk jangka panjang.
- Motivasi Kesadaran: Menghindari sistem *reward* (hadiah barang/uang) agar anak belajar esensi keikhlasan dalam beribadah.
- Belajar dari Teladan: Fokus pada pembiasaan suasana Ramadan di rumah, membiarkan anak belajar melalui contoh langsung dari orang tua.
- Pendekatan Natural: Tidak ada paksaan yang membebani, melainkan menumbuhkan rasa penasaran anak terhadap rutinitas ibadah sehari-hari.
Gaya kepengasuhan ini menuai respons positif karena dianggap lebih memanusiakan anak serta menjaga nilai ibadah tetap tulus. Berikut adalah perbandingan pola pikir yang diterapkan Baim Wong dibandingkan pendekatan konvensional:
| Aspek Edukasi Puasa | Pendekatan ala Baim Wong |
|---|---|
| Pemicu Motivasi | Tumbuh dari kesadaran internal & observasi |
| Pemberian Hadiah | Ditiadakan (menghindari sikap pamrih/transaksional) |
| Lingkungan Belajar | Suasana rumah (rutinitas ibadah bersama sebagai contoh) |



