Dari Tempat Sampah Hollywood ke Ruang Tamu: TikToker Viral Usai Pungut dan Sulap Karpet Merah Oscars Jadi Karpet Apartemen
Baca dalam 60 detik
- Seorang TikToker dan asisten produksi bernama Paige Thalia menjadi sorotan viral setelah memamerkan aksinya memungut potongan karpet merah Oscars yang dibuang ke tempat sampah.
- Melalui serangkaian video yang ditonton jutaan kali, Thalia membongkar fakta bahwa karpet ikonis yang diinjak oleh para selebriti Hollywood tersebut rupanya langsung dijadikan limbah setelah acara selesai.
- Kini, gulungan karpet raksasa tersebut telah disulap menjadi alas ruang tamu di apartemen pribadinya, lengkap dengan sisa-sisa payet gaun selebriti yang masih tertinggal di atasnya.

Bagi sebagian besar orang, karpet merah (red carpet) ajang penghargaan Oscars adalah simbol kemewahan absolut Hollywood yang hanya bisa diinjak oleh deretan selebriti papan atas. Namun bagi seorang kreator konten TikTok bernama Paige Thalia, karpet prestisius tersebut kini secara harfiah menjadi alas pijakan harian di ruang tamu apartemennya.
Fakta mengejutkan terungkap pascamalam penghargaan bergengsi tersebut selesai digelar: properti karpet merah yang ikonis itu ternyata tidak disimpan di museum atau digunakan kembali, melainkan dibuang begitu saja ke tempat sampah. Menyadari hal tersebut, Thalia, yang juga berprofesi sebagai asisten produksi, nekat mendatangi lokasi pembongkaran sehari setelah acara (The Day After) dan meminta izin untuk menyelamatkan sebagian gulungan karpet raksasa tersebut dari tumpukan limbah industri hiburan.
Melalui serangkaian video yang kini telah meraup lebih dari delapan juta tayangan komulatif di TikTok, Thalia memamerkan perjuangannya menggotong potongan karpet yang ia sebut sebagai "bagian terkecil yang bisa didapat, tapi masih luar biasa besar" menyusuri jalanan Hollywood Walk of Fame. Dalam wawancaranya bersama The New York Times, sang TikToker mengonfirmasi bahwa material karpet tersebut masih dalam kondisi sangat baik saat ia temukan, meskipun secara desain memang tidak dibuat untuk penggunaan jangka panjang di dalam rumah. Selain itu, ia juga mengaku menemukan beberapa potongan kecil payet dan pernak-pernik gaun selebriti yang tertinggal di atas serat karpet tersebut.
- Nasib Pascaceremony: Bertentangan dengan anggapan publik, karpet mewah tersebut dikategorikan sebagai properti sekali pakai dan langsung dibuang ke tempat sampah raksasa (dumpster).
- Keberhasilan Viral: Paige Thalia sukses menyelamatkan satu gulungan besar dan mengubahnya menjadi karpet dekorasi (area rug) untuk apartemen pribadinya.
- Ketersediaan Terbatas: Saat Thalia kembali untuk mengecek tumpukan sampah beberapa waktu kemudian, sisa karpet tersebut dilaporkan telah lenyap, mencegah orang lain melakukan hal serupa.
Untuk memberikan perspektif mengenai nilai daur ulang properti acara berskala masif ini, berikut adalah tabel perbandingan antara siklus hidup properti karpet merah dengan perabotan rumah tangga pada umumnya.
| Aspek Penggunaan | Karpet Merah (Event Property) | Karpet Rumah Tangga (Retail) |
|---|---|---|
| Usia Pakai Desain | Sangat singkat (hanya beberapa jam selama acara berlangsung). | Dirancang untuk bertahan bertahun-tahun (heavy-duty). |
| Nasib Akhir (Standar) | Langsung dibuang ke pembuangan akhir (kecuali diselamatkan warga). | Digunakan terus hingga usang, kemudian didaur ulang atau dihibahkan. |
| Nilai Sentimental | Sangat tinggi; pernah diinjak oleh bintang film pemenang piala Oscar. | Nihil (kecuali karpet pusaka keluarga atau barang antik). |
Ke depannya, video viral ini mungkin akan memaksa penyelenggara The Academy Awards untuk memikirkan kembali kebijakan pengelolaan limbah properti mereka demi keberlanjutan lingkungan (sustainability). Bagi Paige Thalia, meskipun pihak penyelenggara dikenal ketat dalam urusan hukum kekayaan intelektual, karpet bekas tersebut kini menjadi trofi pribadinya yang tidak ternilai harganya—sebuah pembuktian nyata bahwa "sampah" Hollywood bisa menjadi harta karun estetika bagi orang lain.



