Fitur Dewasa ChatGPT Ditunda: Hanya Izinkan Teks Erotis, Tanpa Gambar atau Video
Baca dalam 60 detik
- OpenAI menunda peluncuran fitur mode dewasa untuk ChatGPT karena adanya kekhawatiran dari dewan penasihat kesejahteraan terkait risiko keterikatan emosional pengguna dan sistem verifikasi usia yang belum sempurna.
- Fitur ini nantinya hanya akan mendukung pembuatan teks erotis (smut) saja; OpenAI secara tegas melarang pembuatan konten dewasa dalam bentuk gambar, video, maupun audio.
- Penundaan ini dilakukan agar OpenAI dapat memperbaiki sistem deteksi usia mereka yang sempat salah mengklasifikasikan 12% penggunanya, guna mencegah anak di bawah umur mengakses konten tidak pantas.

OpenAI memutuskan untuk menunda peluncuran mode konten dewasa yang sebelumnya sempat dirumorkan akan segera hadir di ChatGPT. Melansir laporan dari PCMag UK pada 16 Maret 2026, penundaan ini disebabkan oleh perdebatan internal mengenai cara terbaik untuk melindungi pengguna di bawah umur dan mencegah keterikatan emosional yang tidak sehat dari para penggunanya.
Lebih lanjut, juru bicara OpenAI mengonfirmasi kepada The Wall Street Journal bahwa fitur dewasa yang akan datang tersebut lebih tepat digambarkan sebagai alat pembuat teks erotis (smut) ketimbang pornografi penuh. Artinya, fitur ini akan memiliki batasan ketat: pengguna hanya diizinkan menghasilkan konten berupa teks, dan dilarang keras membuat konten dewasa dalam bentuk gambar, video, maupun audio.
Keputusan pembatasan dan penundaan fitur ini didorong oleh beberapa kekhawatiran utama dari dewan penasihat kesejahteraan OpenAI:
- Risiko Keterikatan Emosional: Ada ketakutan besar bahwa pengguna bisa menjadi sangat bergantung pada alat AI ini jika *chatbot* diizinkan membahas topik seksual secara bebas. Salah satu anggota dewan bahkan menyebut ide ini berisiko menjadi "pelatih bunuh diri yang seksi", merujuk pada kasus tragis di masa lalu.
- Celah Verifikasi Usia: Alat klasifikasi usia milik OpenAI sebelumnya dilaporkan salah mengklasifikasikan usia sekitar 12% penggunanya. Jika tidak diperbaiki, jutaan pengguna di bawah umur berisiko terpapar konten dewasa.
- Prioritas Perusahaan: Alih-alih merilis fitur yang rumornya akan dinamai "Naughty Chats" pada akhir Maret ini, OpenAI memilih menundanya tanpa batas waktu yang jelas untuk berfokus pada pekerjaan yang menjadi prioritas lebih tinggi bagi sebagian besar pengguna.
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan mode khusus dewasa ini akan benar-benar diluncurkan ke publik. OpenAI tampak masih berhati-hati dalam menavigasi garis tipis antara memberikan kebebasan bagi pengguna dewasa dan menjaga keamanan platform dari penyalahgunaan serta potensi dampak psikologis yang merugikan.
"Seorang juru bicara OpenAI mengonfirmasi... bahwa fitur dewasa dari merek tersebut lebih baik digambarkan sebagai teks erotis (smut) daripada pornografi, menjelaskan adanya batasan pada alat pembuat teks."



