Fitur Baru Microsoft Copilot: Alat Tangkapan Layar Manual yang Lebih Ramah Privasi Dibandingkan 'Recall'
Baca dalam 60 detik
- Microsoft 365 Roadmap mengungkap kehadiran fitur tangkapan layar baru yang terintegrasi langsung dengan Copilot dan dijadwalkan rilis pada Maret 2026.
- Fitur ini tidak sama dengan alat kontroversial "Recall" yang merekam layar secara otomatis, melainkan beroperasi sepenuhnya secara manual berdasarkan perintah pengguna.
- Pendekatan ini dinilai lebih aman bagi privasi karena pengguna memegang kendali penuh atas informasi visual apa saja yang akan dibagikan kepada kecerdasan buatan untuk dianalisis.

Fitur Baru Microsoft Copilot: Alat Tangkapan Layar Manual yang Lebih Ramah Privasi Dibandingkan 'Recall'
Microsoft dikabarkan sedang mengembangkan fitur alat tangkapan layar (screenshot) terintegrasi untuk asisten kecerdasan buatannya, Copilot. Berdasarkan temuan terbaru dari XDA Developers pada Peta Jalan Microsoft 365, pengumuman fitur ini sempat memicu kekhawatiran awal akan terulangnya kontroversi privasi seperti pada fitur "Recall" sebelumnya. Namun, pembaruan kali ini dirancang dengan pendekatan yang jauh lebih aman dan terkendali.
Berbeda dengan Recall yang secara otomatis mengambil gambar layar dan menyimpannya dalam basis data tanpa enkripsi, fitur tangkapan layar Copilot terbaru ini beroperasi murni secara manual. Pengguna memiliki kendali penuh untuk menentukan kapan dan bagian layar mana yang ingin ditangkap untuk dilampirkan ke dalam perintah (prompt) Copilot, guna memberikan konteks visual yang lebih jelas kepada kecerdasan buatan tersebut.
RINCIAN FITUR TANGKAPAN LAYAR COPILOT 2026
| Aspek Fitur | Keterangan Teknis |
|---|---|
| Nama Pembaruan | Microsoft Copilot (Microsoft 365): Take Screenshot in Copilot |
| Target Rilis | Maret 2026 (Saat ini masih dalam tahap pengembangan internal) |
| Mekanisme Kerja | Menyediakan alat bawaan cepat untuk menangkap gambar secara manual dan menyertakannya dalam prompt untuk bantuan AI yang akurat. |
| Standar Privasi | Tidak ada perekaman layar otomatis di latar belakang. Semua data visual yang dikirimkan ke Copilot memerlukan inisiasi langsung dari pengguna. |
Langkah ini dinilai sebagai upaya Microsoft untuk mengembalikan kepercayaan publik pasca-insiden Recall yang memicu perdebatan sengit mengenai batasan akses data pribadi oleh AI. Dengan meletakkan kendali sepenuhnya di tangan pengguna, Microsoft berusaha membuktikan bahwa peningkatan produktivitas melalui kecerdasan buatan dapat dilakukan tanpa harus mengorbankan privasi.
Kehadiran alat ini diproyeksikan akan sangat berguna bagi pengguna yang membutuhkan bantuan Copilot untuk menganalisis dokumen visual, memecahkan masalah antarmuka perangkat lunak, atau mencari informasi berdasarkan gambar secara cepat dan praktis langsung dari ekosistem Microsoft 365 mereka.



