Editorial ilmu komputer
Open AccessOA2026
Virus West Nile: Epidemiologi, Surveilans, dan Profilaksis dengan Wawasan Komparatif dari Italia dan Iran
Tinjauan ini merangkum pengetahuan terkini tentang epidemiologi Virus West Nile, menyoroti pengaruh faktor iklim dan ekologi terhadap transmisi. Kajian membandingkan surveilans dan dampak klinis di Italia dan Iran, mengungkap perbedaan regional yang signifikan serta kebutuhan intervensi kesehatan publik yang disesuaikan dalam kerangka One Health.
Soroosh Najafi; Maryam Jojani; Kian Najafi; V. Costanzo; Caterina Vicidomini; G. Rovielloยท Vaccinesยท 2026ยท DOI 10.3390/vaccines14010057
Masalah inti
Virus West Nile (WNV) adalah flavivirus yang ditularkan nyamuk dan menyebabkan wabah musiman di wilayah beriklim sedang dan tropis, termasuk Eropa, Mediterania, dan Timur Tengah. Transmisi terutama terjadi melalui nyamuk spesies Culex, sehingga menimbulkan tantangan kesehatan publik yang berkelanjutan. Meskipun upaya terus dilakukan, strategi pencegahan dan pengobatan yang komprehensif masih terbatas. Tinjauan ini bertujuan merangkum bukti terkini tentang epidemiologi, surveilans, dan profilaksis WNV, dengan fokus komparatif pada Italia dan Iran.
Inovasi
Pencarian komprehensif atas literatur peer-review, uji klinis, dan data surveilans pemerintah dari Italia dan Iran dilakukan menggunakan PubMed, Scopus, Web of Science, serta sumber berbasis web tambahan. Kriteria inklusi berfokus pada studi molekuler WNV, pengembangan vaksin dan obat antivirus, serta laporan wabah regional. Data diekstraksi dan disintesis untuk membandingkan pola epidemiologi, sistem surveilans, dan luaran klinis.
Pendahuluan
Virus West Nile (WNV) adalah flavivirus yang ditularkan nyamuk dan menyebabkan wabah musiman di wilayah beriklim sedang dan tropis, termasuk Eropa, Mediterania, dan Timur Tengah. Transmisi terutama terjadi melalui nyamuk spesies Culex, sehingga menimbulkan tantangan kesehatan publik yang berkelanjutan. Meskipun upaya terus dilakukan, strategi pencegahan dan pengobatan yang komprehensif masih terbatas. Tinjauan ini bertujuan merangkum bukti terkini tentang epidemiologi, surveilans, dan profilaksis WNV, dengan fokus komparatif pada Italia dan Iran.
Mengapa penting
Perbedaan gambaran epidemiologi di Italia dan Iran menyoroti kebutuhan intervensi kesehatan publik yang disesuaikan dan surveilans yang diperkuat. Sistem surveilans Italia yang kuat kemungkinan berkontribusi pada deteksi dan pelaporan kasus WNV yang lebih tinggi, sementara dampak klinis yang lebih rendah dilaporkan di Iran mungkin mencerminkan underdiagnosis atau perbedaan virulensi dan faktor inang. Menjembatani kesenjangan dalam ketersediaan vaksin, inovasi terapeutik, dan pemantauan penyakit sangat penting untuk pengelolaan WNV yang efektif. Kerangka kolaboratif lintas negara Mediterania dan Timur Tengah dengan pendekatan One Health dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap wabah di masa depan.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ