Editorial Ilmu Sosial
Open AccessOA2023
Sosiologi kesehatan global: Ketimpangan, stigma terkait penyakit, dan kebangkitan organisasi nonpemerintah
Tinjauan ini mengidentifikasi ketimpangan global dan stigma terkait penyakit sebagai determinan sosial kesehatan yang utama dan masalah sentral dalam upaya meningkatkan luaran kesehatan. Tinjauan ini menemukan bahwa NGO sebagian besar mengabaikan penyakit tidak menular (NCD) di negara-negara miskin, yang berpotensi memperburuk ketimpangan global.
C. Leonardยท Sociology Compassยท 2023ยท DOI 10.1111/soc4.13176
Masalah inti
Sosiologi kesehatan global telah berkembang secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dengan terminologi yang bergeser dan bidang penelitian yang meluas. Tinjauan ini menyintesis literatur kesehatan global, dengan menekankan evolusi terminologi kesehatan dan domain penelitian utama. Tinjauan ini mengidentifikasi ketimpangan global dan stigma terkait penyakit sebagai determinan sosial kesehatan yang kritis dan hambatan sentral dalam meningkatkan luaran kesehatan. Bidang ini telah menyaksikan wacana yang berkembang tentang disparitas kesehatan, khususnya di antara populasi paling terpinggirkan di dunia. Selain itu, terdapat peningkatan yang tercatat dalam organisasi nirlaba kesehatan global, organisasi antarpemerintah (IGO), dan badan regulasi. Makalah ini mengkaji penelitian empiris kesehatan global dengan fokus pada ketimpangan dan stigma, serta peran organisasi nonpemerintah (NGO) dalam luaran kesehatan di negara berkembang. Makalah ini juga membahas peran IGO dan badan regulasi kesehatan global dalam membentuk pembangunan dan luaran kesehatan.
Inovasi
Penelitian ini merupakan tinjauan luas terhadap literatur kesehatan global. Penulis melakukan sintesis komprehensif atas penelitian yang ada, dengan fokus pada studi empiris yang membahas ketimpangan, stigma terkait penyakit, dan peran NGO, IGO, serta badan regulasi dalam kesehatan global. Metodologi tinjauan ini melibatkan identifikasi dan analisis tema serta temuan utama dari literatur untuk menarik kesimpulan tentang keadaan bidang ini dan arah yang menjanjikan untuk penelitian selanjutnya.
Pendahuluan
Sosiologi kesehatan global telah berkembang secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dengan terminologi yang bergeser dan bidang penelitian yang meluas. Tinjauan ini menyintesis literatur kesehatan global, dengan menekankan evolusi terminologi kesehatan dan domain penelitian utama. Tinjauan ini mengidentifikasi ketimpangan global dan stigma terkait penyakit sebagai determinan sosial kesehatan yang kritis dan hambatan sentral dalam meningkatkan luaran kesehatan. Bidang ini telah menyaksikan wacana yang berkembang tentang disparitas kesehatan, khususnya di antara populasi paling terpinggirkan di dunia. Selain itu, terdapat peningkatan yang tercatat dalam organisasi nirlaba kesehatan global, organisasi antarpemerintah (IGO), dan badan regulasi. Makalah ini mengkaji penelitian empiris kesehatan global dengan fokus pada ketimpangan dan stigma, serta peran organisasi nonpemerintah (NGO) dalam luaran kesehatan di negara berkembang. Makalah ini juga membahas peran IGO dan badan regulasi kesehatan global dalam membentuk pembangunan dan luaran kesehatan.
Mengapa penting
Temuan ini menunjukkan bahwa ketidaksesuaian antara beban NCD dan upaya NGO dapat memperburuk ketimpangan kesehatan global. Potensi NGO yang kurang diteliti untuk menangani NCD menyajikan arah yang menjanjikan bagi upaya akademis di masa depan. Peran IGO dan badan regulasi kesehatan global dalam membentuk pembangunan dan luaran kesehatan juga dibahas, dengan menyoroti interaksi kompleks antara berbagai aktor dalam kesehatan global. Tinjauan ini menekankan perlunya penelitian lebih lanjut tentang bagaimana NGO dapat secara efektif menyasar NCD di negara-negara miskin untuk mengurangi disparitas kesehatan.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ