Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Teknik & Rekayasa

Open AccessOA2025

Penerapan Intervensi Konseling Blended pada Mahasiswa Teknik S1: Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Program konseling kelompok blended selama 5 minggu yang mengintegrasikan psikologi positif dan terapi kognitif secara signifikan menurunkan depresi dan stres pada mahasiswa teknik S1, meskipun skor kecemasan tidak membaik. Intervensi terbukti efektif untuk depresi dan stres, tetapi tidak untuk kecemasan.
Antonis Kalamatianos; K. Kounenou; Christos Pezirkianidis· Healthcare· 2025· DOI 10.3390/healthcare13050511

Masalah inti

Kesehatan mental mahasiswa menjadi perhatian global yang terus berkembang, sehingga diperlukan penyelenggaraan program intervensi yang efektif. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program konseling kelompok blended selama 5 minggu yang mengintegrasikan dua pendekatan: intervensi psikologi positif dan terapi kognitif. Populasi sasaran adalah mahasiswa teknik S1 dari Higher School of Pedagogical and Technological Education di Yunani. Tujuan utamanya adalah menilai dampak program terhadap tingkat depresi, kecemasan, dan stres.

Inovasi

Partisipan memiliki usia rata-rata 21,12 tahun (SD = 3,68) dan diberikan DASS-21. Desain repeated-measures dua arah digunakan dengan dua faktor: kondisi dan waktu. Subjek dibagi ke dalam dua kondisi: kelompok eksperimen (n = 40), yang terdiri atas insinyur sipil dan mesin, serta kelompok kontrol (n = 52), yang terdiri atas insinyur elektro. Tiga variabel terikat—faktor DASS-21 (depresi, kecemasan, stres)—diukur pada tiga titik waktu: di awal, di pertengahan, dan di akhir program.
Pendahuluan
Kesehatan mental mahasiswa menjadi perhatian global yang terus berkembang, sehingga diperlukan penyelenggaraan program intervensi yang efektif. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program konseling kelompok blended selama 5 minggu yang mengintegrasikan dua pendekatan: intervensi psikologi positif dan terapi kognitif. Populasi sasaran adalah mahasiswa teknik S1 dari Higher School of Pedagogical and Technological Education di Yunani. Tujuan utamanya adalah menilai dampak program terhadap tingkat depresi, kecemasan, dan stres.

Mengapa penting

Temuan ini menunjukkan bahwa program konseling kelompok blended psikologi positif kognitif merupakan intervensi yang efektif untuk menurunkan depresi dan stres pada mahasiswa teknik S1. Tidak adanya peningkatan yang signifikan pada kecemasan menunjukkan bahwa program tersebut mungkin perlu disesuaikan untuk menangani kecemasan secara lebih langsung. Tidak adanya perbedaan yang signifikan antara kedua subkelompok intervensi (insinyur sipil/mesin vs. insinyur elektro) menyiratkan bahwa efek intervensi konsisten di seluruh disiplin ilmu teknik. Hasil ini mendukung penerapan program konseling blended di lingkungan akademik untuk menangani masalah kesehatan mental.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…