Editorial Pertanian & Lingkungan
Open AccessOA2023
Dampak ilmu lingkungan terhadap kompetensi keberlanjutan lingkungan siswa Bhutan
Studi ini menyelidiki bagaimana pembelajaran ilmu lingkungan (ES) memengaruhi kompetensi keberlanjutan lingkungan siswa Bhutan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun siswa mengembangkan optimisme, kepedulian, dan agensi, perspektif antroposentris mendominasi, sehingga menegaskan perlunya pandangan dunia ekosentris.
Kishore Mongarยท Australian Journal of Environmental Educationยท 2023ยท DOI 10.1017/aee.2023.2
Masalah inti
Ilmu lingkungan (ES) diperkenalkan ke sekolah-sekolah Bhutan untuk mendidik siswa tentang konservasi lingkungan yang berkelanjutan. Studi ini bertujuan menjawab pertanyaan penelitian: Apa dampak pembelajaran ES pada siswa Bhutan untuk keberlanjutan lingkungan? Studi ini berada dalam konteks nilai Gross National Happiness (GNH) Bhutan, yaitu pembangunan lingkungan dan sosioekonomi yang berkelanjutan.
Inovasi
Studi ini menggunakan metode campuran untuk menarik data dari wawancara dengan enam kepala sekolah, 14 guru, dan 189 siswa, serta survei dengan 14 guru dan 563 siswa dari enam sekolah menengah. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman menyeluruh tentang dampak ES terhadap kompetensi keberlanjutan lingkungan siswa.
Pendahuluan
Ilmu lingkungan (ES) diperkenalkan ke sekolah-sekolah Bhutan untuk mendidik siswa tentang konservasi lingkungan yang berkelanjutan. Studi ini bertujuan menjawab pertanyaan penelitian: Apa dampak pembelajaran ES pada siswa Bhutan untuk keberlanjutan lingkungan? Studi ini berada dalam konteks nilai Gross National Happiness (GNH) Bhutan, yaitu pembangunan lingkungan dan sosioekonomi yang berkelanjutan.
Mengapa penting
Temuan menunjukkan bahwa meskipun pendidikan ES berdampak positif pada perilaku dan sikap siswa, ada kebutuhan untuk beralih dari perspektif antroposentris ke ekosentris agar sepenuhnya mendukung keberlanjutan. Untuk mempersiapkan siswa mengambil tindakan mengatasi isu keberlanjutan, guru dapat memanfaatkan optimisme, agensi, dan kepedulian siswa melalui pendekatan pengajaran ES yang berorientasi tindakan.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ