Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Ekonomi & Bisnis

Open AccessOA2023

Dampak Berita Mata Uang Digital Bank Sentral terhadap Pasar Saham dan Kripto: Bukti dari Model TVP-VAR

Penelitian ini memakai model TVP-VAR untuk menunjukkan bahwa berita CBDC memengaruhi pasar kripto dan keuangan dengan efek yang berubah sepanjang waktu, terutama selama pandemi COVID-19.
M. Helmi; A. Çatık; Coşkun Akdeniz· Research In International Business and Finance· 2023· DOI 10.1016/j.ribaf.2023.101968

Masalah inti

Mata uang digital bank sentral (CBDC) telah muncul sebagai inovasi signifikan dalam sistem keuangan global, memicu kekhawatiran tentang dampaknya terhadap pasar aset tradisional dan digital. Penelitian ini menyelidiki bagaimana berita terkait CBDC memengaruhi pasar saham dan pasar kripto dengan kerangka non-linear. Penulis memakai model time-varying vector autoregressive (TVP-VAR) yang dikembangkan oleh Primiceri (2005) untuk menangkap hubungan dinamis antara ketidakpastian CBDC, ketidakpastian kebijakan kripto, kinerja pasar saham, volatilitas, dan harga Bitcoin. Analisis ini berbasis data mingguan dari Januari 2015 hingga Desember 2021, periode yang ditandai meningkatnya diskusi CBDC dan pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan memberikan bukti empiris tentang reaksi pasar keuangan yang terus berkembang terhadap pengumuman CBDC.

Inovasi

Penelitian ini memakai model TVP-VAR dengan stochastic volatility untuk memungkinkan koefisien dan matriks varians-kovarians yang berubah sepanjang waktu. Vektor variabel endogen mencakup:
- Central Bank Digital Currency Uncertainty Index (CBDCU)
- Cryptocurrency Policy Uncertainty Index
- Indeks S&P 500
- VIX (indeks volatilitas)
- Harga Bitcoin

Secara matematis, model TVP-VAR dapat dinyatakan sebagai:
\[ y_t = c_t + B_{1,t} y_{t-1} + \cdots + B_{p,t} y_{t-p} + A_t^{-1} \Sigma_t \epsilon_t \]
dengan \( y_t \) adalah vektor variabel endogen, \( c_t \) adalah intersep yang berubah sepanjang waktu, \( B_{i,t} \) adalah koefisien autoregresif yang berubah sepanjang waktu, \( A_t \) menangkap hubungan kontemporer, \( \Sigma_t \) adalah matriks diagonal volatilitas stokastik, dan \( \epsilon_t \) adalah vektor guncangan ortogonal. Model ini diestimasi memakai metode Bayesian dengan data mingguan dari minggu pertama Januari 2015 hingga minggu terakhir Desember 2021.

Pendahuluan
Mata uang digital bank sentral (CBDC) telah muncul sebagai inovasi signifikan dalam sistem keuangan global, memicu kekhawatiran tentang dampaknya terhadap pasar aset tradisional dan digital. Penelitian ini menyelidiki bagaimana berita terkait CBDC memengaruhi pasar saham dan pasar kripto dengan kerangka non-linear. Penulis memakai model time-varying vector autoregressive (TVP-VAR) yang dikembangkan oleh Primiceri (2005) untuk menangkap hubungan dinamis antara ketidakpastian CBDC, ketidakpastian kebijakan kripto, kinerja pasar saham, volatilitas, dan harga Bitcoin. Analisis ini berbasis data mingguan dari Januari 2015 hingga Desember 2021, periode yang ditandai meningkatnya diskusi CBDC dan pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan memberikan bukti empiris tentang reaksi pasar keuangan yang terus berkembang terhadap pengumuman CBDC.

Mengapa penting

Temuan ini menunjukkan bahwa pengumuman CBDC memiliki dampak yang tidak sepele dan berubah sepanjang waktu terhadap pasar tradisional maupun pasar kripto. Meningkatnya pengaruh selama pandemi COVID-19 menyoroti keterkaitan yang tumbuh antara perkembangan CBDC dan ketidakpastian pasar. Hasil ini menyiratkan bahwa pembuat kebijakan dan investor harus mempertimbangkan sifat dinamis hubungan tersebut ketika menilai potensi efek implementasi CBDC. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan bukti empiris tentang peran berita CBDC yang terus berkembang dalam membentuk hasil pasar, memakai kerangka ekonometrik yang fleksibel untuk menangkap perubahan struktural sepanjang waktu.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…