Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Ilmu Sosial

Open AccessOA2024

Sosiologi Historis Pembangunan Desa-Kota oleh James Scott: Melawan Penyederhanaan

Artikel ini secara kritis mengkaji karya historis dan sosiologis James C. Scott tentang kontradiksi desa-kota, dengan fokus pada monograf akhirnya 'Seeing Like a State', 'The Art of Not Being Governed', dan 'Against the Grain'. Artikel ini menyoroti pendekatan interdisipliner Scott dan penekanannya pada peran anarki tanpa negara dalam membentuk hubungan yang dikendalikan negara antara kota dan desa.
Alexander Nikulin· Sociology of power· 2024· DOI 10.22394/2074-0492-2024-3-223-239

Masalah inti

Artikel ini menyajikan analisis kritis terhadap karya historis dan sosiologis antropolog politik Amerika James C. Scott (1936–2024). Kajian Scott berpusat pada kontradiksi pembangunan sosial antara kota dan desa, tema yang dieksplorasi secara komprehensif dalam monograf periode intelektual akhirnya: *Seeing Like a State* (1998), *The Art of Not Being Governed* (2006), dan *Against the Grain* (2016). Karya-karya ini menganalisis kontradiksi dan paradoks desa-kota dari era modernisme tinggi (abad ke-19–20) hingga kemunculan negara-kota pertama pada milenium ke-6 SM. Analisis Scott didasarkan pada studi komparatif regional yang ekstensif dan penelitian interdisipliner yang mencakup sejarah, sosiologi, antropologi, kajian budaya, ekologi, dan ilmu politik. Tema inti di seluruh karya ini adalah pembentukan, perkembangan, dan perluasan kekuasaan negara dalam mengatur hubungan antara kota dan desa. Selain itu, Scott menyoroti pengaruh kekuatan ketiga—barbarisme dan anarki tanpa negara yang tidak menetap—yang menyusup ke dalam pengaturan kontradiksi desa-kota.

Inovasi

Scott menggunakan metodologi historis-sosiologis yang menggabungkan studi komparatif regional dengan penelitian interdisipliner. Pendekatannya bersifat retrospektif, melacak evolusi kontradiksi desa-kota dari modernisme tinggi modern kembali ke pembentukan negara awal. Analisis ini menarik wawasan dari sejarah, sosiologi, antropologi, kajian budaya, ekologi, dan ilmu politik. Pluralisme metodologis ini memungkinkan Scott untuk memeriksa kekuasaan negara tidak hanya sebagai kekuatan pemusatan tetapi juga dalam interaksinya dengan aktor pinggiran yang tanpa negara. Artikel itu sendiri merupakan analisis kritis, yang mensintesis argumen dan kontribusi utama Scott terhadap sosiologi kekuasaan.
Pendahuluan
Artikel ini menyajikan analisis kritis terhadap karya historis dan sosiologis antropolog politik Amerika James C. Scott (1936–2024). Kajian Scott berpusat pada kontradiksi pembangunan sosial antara kota dan desa, tema yang dieksplorasi secara komprehensif dalam monograf periode intelektual akhirnya: *Seeing Like a State* (1998), *The Art of Not Being Governed* (2006), dan *Against the Grain* (2016). Karya-karya ini menganalisis kontradiksi dan paradoks desa-kota dari era modernisme tinggi (abad ke-19–20) hingga kemunculan negara-kota pertama pada milenium ke-6 SM. Analisis Scott didasarkan pada studi komparatif regional yang ekstensif dan penelitian interdisipliner yang mencakup sejarah, sosiologi, antropologi, kajian budaya, ekologi, dan ilmu politik. Tema inti di seluruh karya ini adalah pembentukan, perkembangan, dan perluasan kekuasaan negara dalam mengatur hubungan antara kota dan desa. Selain itu, Scott menyoroti pengaruh kekuatan ketiga—barbarisme dan anarki tanpa negara yang tidak menetap—yang menyusup ke dalam pengaturan kontradiksi desa-kota.

Mengapa penting

Artikel ini secara kritis menilai kontribusi Scott terhadap sosiologi historis pembangunan desa-kota. Artikel ini menyoroti penolakannya terhadap narasi sederhana yang menggambarkan negara sebagai satu-satunya pendorong perubahan sosial. Sebaliknya, Scott menekankan agensi populasi pedesaan dan aktor tanpa negara dalam menolak atau membentuk kekuasaan negara. Karyanya menantang asumsi modernis tinggi tentang kemajuan dan keteraturan, menunjukkan bagaimana penyederhanaan yang dipimpin negara sering menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan. Analisis ini juga mencatat relevansi ide-ide Scott untuk debat kontemporer tentang kekuasaan negara, pembangunan pedesaan, dan anarki. Namun, artikel ini juga dapat menunjukkan batasan, seperti romantisasi keadaan tanpa negara atau kurangnya teorisasi peran positif negara. Secara keseluruhan, karya Scott memberikan kerangka bernuansa untuk memahami interaksi kompleks antara kota, desa, dan negara selama ribuan tahun.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…